Bentang Alam Gunung Api (Volcanic Landform)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Pernah mendengar kata kawah, lava, lahar atau lainnya?. Tentu pasti kalian pernah dengar. Itu adalah istilah-istilah terkait gunung api. Gunung api merupakan salah satu fenomena yang banyak terdapat di bumi. Gunung api terbentuk akibat proses naiknya magma dari dalam bumi menuju permukaan bumi akibat tenaga endogen. Aktivitas gunung api menghasilkan beberapa morfologi (bentuk) yang berbeda-beda di setiap jenis gunung api. Beberapa morfologi hasil aktivitas gunug api diantaranya

1. Volcanic Landform (Morfologi gunung api)
Morfologi gunung api adalah bentangalam yang dihasilkan dari aktivitas vulkanisme. Endapan morfologi gunung api diklasifikasikan berdasarkan tipe magma dan jenis material yang dikeluarkan. Morfologi gunung api strato adalah gunung api yang berbentuk kerucut dan dibentuk dari perselingan endapan lava dan endapan piroklastik. Jenis magma yang menyusun gunung api strato didominasi lava intermediet. Morfologi gunung api shield (perisai) adalah bentangalam gunung api yang berbentuk seperti perisai yang dihasilkan dari lava yang bersusun basalt. Karena sifatnya yang encer, magma basalt akan keluar ke segala arah dari pusat erupsi dan akan membentuk morfologi seperti perisai.
Shield volcano
Strato volcano


2. Volcanic Footslope Landform (Morfologi kaki gunungapi)
Morfologi kaki gunung api adalah bentangalam gunungapi yang merupakan bagian kaki dari sebuah gunungapi. 

Foot Slope

3. Crater Landform (Kawah gunungapi)
Morfologi kawah adalah bentangalam gunung api berupa lubang tempat keluarnya material gunungapi ketika erupsi.

Volcanic Crater
4. Caldera Landform (Morfologi kaldera gunungapi)
Morfologi kaldera adalah bentangalam yang terbentuk sebagai hasil erupsi gunung api tipe eksplosif yang menyebabkan kepundan gunung api runtuh sehingga membentuk kawah yang sangat luas. Contoh kaldera di Indonesia adalah kaldera Bromo.

Bromo Caldera
5. Volcanic Neck Landform (Morfologi leher gunungapi)
Morfologi gunungapi adalah bentangalam seperti  leher atau tiang yang merupakan sisa dari proses denudasi (erosi) gunung api.

Volcanic Neck
6. Parasit Cone Landform (Morfologi gunungapi parasit)
Morfologi gunungapi parasit adalah bentangalam yang berbentuk kerucut yang menumpang di tubuh gunungapi induknya.

Parasit Cone
7. Lava Plug Landform (Morfologi sumbat lava)
Morfologi sumbat lava adalah bentangalam yang terbentuk pipa atau bantal yang terbentuk dari lava yang membeku pada kepundan gunung api.

Lava Plug
8. Morfologi Maar
Morfologi maar adalah bentangalam berelief rendah dan luas dari suatu kawah gunungapi hasil erupsi freatomagmatik. Letusannya disebabkan oleh kontak antara air bawah tanah dengan magma.

Maar
9. Volcanic Remnant Landform (Morfologi sisa gunungapi)
Morfologi sisa gunungapi adalah bentukkan yang berasal dari tubuh gunung api yang mengalami proses denudasi (erosi).

Volcanic Remnant
Djauhari Noor. 2009. Geomorfologi
Mau belajar langsung sama Maudy Ayunda?

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tipe Lava Gunung Api Basalt, Andesit dan Riolit

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Lava adalah magma yang keluar dari tubuh gunung api dan bersifat panas. Setiap gunung api memiliki karakteristik jenis lava yang berbeda. Berdasarkan komposisi dan sifat fisik dari magma asalnya, sifat eksternal lava seperti cara mengalir, struktur lava setelah membeku dan sebarannya, lava dapat dikelompokan ke dalam 3 jenis yaitu:

1. Lava tipe basalt
2. Lava tipe andesit
3. Lava tipe rhyolite

Apa perbedaan ketiga jenis lava tersebut?. Kita lihat penjelasannya di bawah ini:
Baca juga: Genesa intan di dalam bumi

Lava basalt merupakan lava yang banyak dikeluarkan dari magma yang berkomposisi mafic, bersuhu tinggi dan memiliki viskositas (kekentalan) yang rendah. Lava ini mudah mengalir mengikuti lembah dan menyebar hingga jarak yang  sangat jauh. Contoh gunung api yang mengeluarkan lava jenis ini adalah Gunung Kilauea dan Maona Loa di Kepulauan Hawaii, dan Gunung api di Islandia. Di Hawaii jenis lava ini sering disebut Pahoehoe (tali) oleh masyarakat sekitar, karena bentuknya yang menyerupai sebuah tali. Lava basalt  pada saat akan membeku seringkali membentuk struktur tiang dan penampang segilima (Columnar jointing). Baca juga: Konsep geografi lokasi absolut dan relatif

Lava Pahoehoe
Collumnar Joint
Lava Basalt
Lava andesit merupakan lava yang memiliki komposisi antara basalt dan rhyolite atau sering disebut juga intermediate. Lava andesit memiliki ciri kental dan tidak mampu mengalir jauh dari pusat erupsi. Pada saat membeku lava jenis ini dapat membentuk struktur seperti tiang, bantal tapi jarang membentuk struktur Pahoehoe.
Andesit Lava
Endapan Lava Andesit 
Lava rhyolite merupakan lava yang bersifat sangat kental dan jarang sekali dijumpai mencapai permukaan bumi karena sudah membeku dibawah permukaan bumi sebelum terjadi erupsi. 

Rhyolite 
Rhyolite Lava
Sekian penjelasan mengenai tipe lava, semoga bermanfaat.

Baca juga:
Sumber daya alam pulau Jawa dan sebarannya
Batuan beku dalam dan intrusif
Karakteristik daerah karst atau gamping


Djauhari Noor. 2009. Mineral dan Batuan. Universitas Pakuan Bogor.

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Tekstur Batuan Beku 1

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Batuan beku (igneous rocks) merupakan jenis batuan yang terbentuk akibat pembekuan magma. Magma merupakan larutan yang kompleks, dikarenakan terjadi penurunan temperatur, perubahan tekanan dan perubahan komposisi, larutan magma ini mengalami kristalisasi. Berdasarkan perbedaan kombinasi hal di atas tadi tekstur batuan beku dijumpai beranekaragam mulai dari yang berbentuk kasar sampai berbentuk halus seperti kaca. Kali ini akan dibahas mengenai tekstur batuan beku dilihat dari tingkat kristalisasi.

Berdasarkan tingkat kristalisasi, struktur batuan beku digolongkan menjadi 3 jenis yaitu
1. Holokristalin, yaitu batuan beku yang hampir seluruh teksturnya disusun oleh kristal.

Andesit

2. Hipokristalin, yaitu batuan beku yang bertekstur kombinasi kristal dan gelas. Contohnya adalah Granit.


3. Holohyalin, yaitu batuan beku yang hampir seluruh teksturnya tersusun oleh gelas. Contoh batuan ini adalah Obsidian.

Obsidian
Sekian dulu pembahasan mengenai tekstur batuan beku berdasarkan kristalisasinya, nanti dilanjut lagi di postingan berikutnya. Semoga bermanfaat.

Sumber dan Gambar:
Djauhari Noor. 2009. Mineral dan Batuan.Universitas Pakuan Bogor.

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Struktur Perlapisan (Bedding) Batuan Sedimen

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Batuan sedimen merupakan jenis batuan yang terbentuk akibat proses pengendapan. Pengendapan tersebut diakibatkan oleh berbagai tenaga pengangkut seperti air, angin dan es. Pebedaan tenaga dan lingkungan pengendapan mengakibatkan struktur perlapisan pada batuan sedimen menjadi beranekaragam bentuk. Bentuk umum yang sering dijumpai pada struktur lapisan sedimen diantaranya:

1. Cross Bedding
2. Graded Bedding
3. Ripple Marks
4. Mud Craks

Cross bedding disebut juga perlapisan silang. Lapisan batuan sedimen terlihat memotong lapisan sedimen lain, selain itu perlapisan ini dapat terjadi jika lapisan sedimen yang lebih muda memotong lapisan sedimen yang lebih tua. 

Cross Bedding

Graded bedding disebut juga perlapisan bersusun.  Perlapisan sedimen jenis ini memperlihatkan perbedaan ukuran fragmen/butir lapisan batuan sedimen. Sedimen yang memiliki ukuran besar lebih dahulu mengendap dibandingkan sedimen yang berbutir lebih kecil. Jadi semakin ke atas lapisan sedimen semakin berbutir halus. 

Graded Bedding
Ripple marks adalah perlapisan sedimen yang membentuk suatu permukaan seperti gelombang yang disebabkan oleh pengerjaan angin dan air. Pada awalnya lapisan ini berstruktur datar, akan tetapi terkena erosi angin dan air sehingga membentuk cekungan-cekungan. Baca juga: Struktur hutan hujan secara vertikal

Ripple Marks
Mud craks adalah perlapisan sedimen yang terbentuk akibat air yang mengandung banyak lumpur mengering oleh pengaruh udara. Sedimen ini biasanya menghasilkan bentukan-bentukan poligonal.

Mud Cracks

Lamination atau laminasi adalah struktur lapisan sedimen yang menunjukkan perlapisan yang sejajar (horizontal). 

Lamination
Itulah sedikit informasi mengenai struktur lapisan sedimen. Semoga bermanfaat.

Sumber dan Gambar:
disini, disini, disini, 

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Morfologi Hasil Aktivitas Angin (Landforms Aeolian Processes)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Setiap wilayah di permukaan bumi ini beranekaragam mulai dari bentuk, kondisi iklim, jenis tumbuhan dan lain sebagainya. Permukaan bumi dihiasi berbagai morfologi yang unik. Salah satu agen atau tenaga yang membentuk morfologi tersebut adalah angin. Wilayah yang curah hujannya kecil umumnya jarang ditumbuhi tanaman sehingga tanah dan batuan yang terdapat di wilayah tersebut dapat tersingkap kemudian ter-erosi oleh tenaga angin. Angin yang sangat kuat dapat meng-erosi dan mengangkut sedimen lebih banyak. Pasir halus dapat bergerak hingga ratusan kilometer oleh bantuan angin. Morfologi yang dikontrol oleh aktivitas angin diantaranya adalah Sand Dunes, Arroyos, Loess, Scree, Pediment, Mushroom Stones dan Inselbergs.

Mekanisme Erosi Angin

Sand dunes adalah bentang alam yang berbentuk pasir berpola parabolik (kubah), elipsoid atau bulan sabit (barchan) hasil pengendapan partikel pasir oleh angin.

Sand dune Parang Tritis

Arroyos adalah bentang alam yang terbentuk akibat aliran air hujan yang mengisi bagian parit dan bukit yang berada di daerah kering (arid).

Arroyos
Loess adalah bentang alam yang berbentuk dataran yang merupakan hasil endapan material berbutir halus oleh angin.

Loess Tengger
Scree adalah bentang alam hasil pengikisan angin yang diendapkan di daerah kaki lereng.

Scree
Pediment adalah bentang alam berbentuk dataran landai yang tersusun atas endapan dari bukit-bukit disekitarnya.

Pediment
Mushroom stones adalah batu yang berbentuk seperti jamur di daerah kering yang dibentuk dari erosi angin.

Mushroom Stone
Inselberg adalah bukit yang memanjang di daerah kering dan berasal dari sisa erosi angin.

Inselberg

Itulah sedikit informasi mengenai bentangalam yang berasal dari pengerjaan angin. Semoga bermanfaat.


Sumber:
Djauhari Noor. 2006. Geomorfologi. 

Gambar:

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

4 Jenis Teknik Penambangan Bahan Galian

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Penambangan merupakan salah satu bentuk eksploitasi sumber daya alam yang dilakukan manusia. Dalam dunia pertambangan bahan galian, dikenal 4 teknik yang sering digunakan dalam mengambil bahan galian tersebut diantaranya:

Baca juga:
Tata kelola DAS Hulu dan Hilir untuk keberlanjutan lingkungan 
Penyajian data Sistem Informasi Geografi

1. Shaft Mining (Penambangan Dalam)
2. Slope Mining (Penambangan Jauh)
3. Drift Mining (Penambangan Atas)
4. Open Cast Mining (Penambangan Terbuka)

Teknik Penambangan Bahan Galian
Shaft Mining yaitu penambangan yang dilakukan dengan cara membuat terowongan tegak sampai ke lapisan bahan galian setelah itu membuat terowongan mendatar. 
Slope Mining yaitu penambangan yang dilakukan dengan cara membuat terowongan miring hingga mencapai lapisan bahan galian. Penambangan ini dilakukan jika bahan galian terletak jauh dibawah bukit. 
Drift Mining yaitu penambangan yang dilakukan diatas permukaan tanah karena bukit yang mengandung bahan galian hampir sejajar dengan lapisan permukaan tanah.
Open Cast Mining yaitu penambangan yang dilakukan dengan cara menggali permukaan tanah hingga endapan bahan galian muncul. 

Baca juga: Mekanisme angin fohn dan dampaknya di kehidupan

Tambang Freeport Papua
Gambar: disini, disini

Sumber https://geograph88.blogspot.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.