Cara Mudah Budidaya Semangka Dataran Rendah Dengan Hasil Yang Optimal

Semangka di ladang

Setiap memasuki musim kemarau kesegaran buah semangka selalu hadir di tengah-tengah kita. Kandungan serat, vitamin serta mineralnya yang tinggi menjadikan buah semangka penuh nutrisi dan banyak digemari oleh masyarakat luas. Selain baik untuk kesehatan tubuh, tanaman dari keluarga Cucurbitaceae ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi sekaligus mudah dibudidayakan di dataran rendah.

Budidaya semangka sudah dilakukan sejak 5000 tahun yang lalu. Tepatnya di Gurun Kalahari, Afrika. Bahkan kisah panen buah semangka pada masa lampau juga diabadikan dalam bahasa Hieroglypics yang tertulis pada tembok bangunan kuno di Mesir. 

Setelah memasuki kawasan Mesir, tanaman ini kemudian mulai banyak dibudidayakan serta dijual di wilayah Romawi. Karena tanaman semangka mudah tumbuh di daerah mediterania yang iklimnya cukup hangat, akhirnya dalam waktu singkat tanaman semangka pun menyebar hingga ke Asia.

Seperti halnya tanaman melon dan timun, tanaman semangka (Citrullus vulgaris Schard) tumbuhnya menjalar, panjang batangnya pun bisa mencapai 7 meter. Oleh sebab itu sebelum memutuskan untuk melakukan budidaya semangka pastikan ukuran lahan Anda cukup luas. Sehingga nantinya tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan buah berkualitas.

Pemilihan lokasi 
Karena tanaman semangka asalnya dari daerah mediterania yang beriklim hangat, maka di Indonesia sendiri tanaman ini dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah, mulai dari 0 mdpl – 350 mdpl. Ketika penanaman dilakukan di daerah dataran tinggi maka pertumbuhannya dapat terhambat. 

Sekarang ini Anda dapat melakukan pengecekan secara presisi berapa ketinggian atau altitude lahan dari permukaan laut dengan menggunakan Smartphone melalui aplikasi "altitude meter".

Perlu diingat bahwa waktu penanaman semangka yang paling baik adalah di akhir musim penghujan atau pertengahan musim kemarau. Yaitu sekitar bulan Mei hingga bulan Juli. 

Karena ketika ditanam di musim penghujan, tanaman ini rentan terserang penyakit jamur powdery mildew atau puret, di mana penyebabnya adalah kelembaban udara yang tinggi.

Apabila tanaman mulai terlihat tanda-tanda terserang jamur powdery mildew berupa spot putih pada permukaan daun, anda dapat mengontrolnya dengan menggunakan fungisida nabati dari bahan jamur Trichoderma yang disemprotkan pada seluruh bagian tanaman setiap 3 hari sekali.

Pemilihan varietas dan perlakukan pada biji

Ada dua jenis biji semangka yang bisa didapatkan di toko pertanian maupun secara online. Yaitu semangka biji dan semangka tanpa biji. Dengan pilihan warna daging buah yang dihasilkan berupa semangka daging merah dan semangka daging kuning.

Yang perlu diperhatikan ketika Anda berencana menanam varietas semangka tanpa biji, maka Anda juga harus menanam semangka berbiji, di mana  jumlah perbandingan tanamannya 10 : 1. 

Hal ini dikarenakan bunga jantan pada tanaman semangka tanpa biji tidak dapat membuahi bunga betina dengan baik. Nah, bunga jantan dari semangka berbiji inilah yang akan membuahi bunga betina pada semangka tanpa biji. 

Selain itu tekstur kulit pada biji semangka tanpa biji juga lebih keras dan tebal dibandingkan semangka berbiji. Untuk itu supaya biji dapat berkecambah dengan baik sebelum disemai perlu dilakukan peretakan ujung biji terlebih dahulu. 

Proses Pembibitan 
Pada umumnya penanaman semangka dimulai dari pembibitan benih terlebih dahulu menggunakan seedtray plastik sampai biji berkecambah dan tumbuh 2-3 helai daun. 

Proses pembibitan ini dilakukan di dalam greenhouse selama kurang lebih 10-14 hari. Di mana jumlah bibit yang dibutuhkan untuk menanam di lahan seluas 1 ha adalah sebanyak 2500-3000 bibit.

Media tanam yang digunakan dalam pembibitan ini berupa campuran pupuk kandang dari kotoran kambing yang telah difermentasi dan sekam bakar atau cocopeat, perbandingannya 1:1. 

Untuk mencegah busuk akar sekaligus meningkatkan kemampuan akar tanaman dalam menyerap unsur hara makro dan mikro dalam tanah, tambahkan pula pupuk hayati yang mengandung jamur mikoriza sebanyak 100-250 gram setiap 10 kg media tanam.

Tanam satu biji semangka di dalam masing-masing kolom seedtray yang telah diisi dengan media tanam, kemudian sirami dengan air secukupnya menggunakan sprayer. Selama proses pembibitan ini jaga media tanam agar tetap lembab dengan melakukan penyiraman setiap hari.

Persiapan lahan
Setiap satu tanaman semangka dapat menghasilkan 2-4 buah dengan bobot total kurang lebih 10 kg. Kemampuan produksi buahnya yang masif seperti itu tentu dibutuhkan kondisi tanah yang subur dan mengandung unsur hara makro dan mikro yang cukup banyak.

Buatlah bedengan untuk penanam semangka dengan ukuran lebar 1 meter, panjang 10 meter dan tinggi 30 cm. Sedangkan lebar lahan rambatan adalah 3.5 meter serta lebar parit 50 cm. 

Sehingga nantinya jumlah bedengan untuk setiap lahan seluas 1 ha yaitu sebanyak 200 bedengan. Di mana masing-masing bedengan terdapat 10-15 tanaman semangka.

Tambahkan pupuk dasar pada masing-masing bedengan berupa campuran pupuk kandang dari fermentasi kotoran kambing sebanyak 25 kg, dolomit 5 kg, serta pupuk ZA; 1.5 kg, SP-36; 2.5 kg dan KCL; 1 kg. Campurkan pupuk dasar ini dengan tanah bedengan secara merata. 

Anda dapat juga menambahkan pupuk hayati yang mengandung bakteri Nitrobacter, nitrococcus, bacillus dan penicillin. Fungsi utama dari penggunaan pupuk hayati tersebut adalah untuk membantu merombak unsur hara makro dan mikro di dalam tanah, sehingga meningkatkan kemampuan akar tanaman dalam menyerap pupuk yang diberikan.

Setelah pupuk dasar tercampur rata, langkah selanjutnya ialah menutupi bedengan menggunakan jerami padi atau mulsa plastic silver. Selain itu permukaan tanah pada lahan rambatan juga perlu diberikan jerami padi agar supaya permukaan kulit buah tidak langsung bersentuhan dengan tanah.

Pindah tanam dan perawatan
Setelah bibit semangka berumur 2 minggu, maka dapat segera dilakukan proses pindah tanam di bedengan pembesaran. 

Di mana Jarak tanam yang direkomendasikan adalah 80 cm – 100 cm. sebaiknya proses pindah tanam dilakukan pada pagi hari sebelum jam 10 atau sore hari setelah jam 15.00.  Bibit selanjutnya disirami dengan air secukupnya.

Bedengan tamaman semangka

Aktifitas penyiraman pada tanaman dilakukan setiap pagi hari sampai ukuran buah cukup besar. Untuk meningkatkan kadar kemanisan pada buah, nantinya penyiraman dihentikan 10 hari sebelum dilakukan panen buah semangka.

Pemupukan susulan dilakukan setiap minggu, yaitu mulai dari minggu pertama hingga minggu ke delapan. Pupuk dilarutkan terlebih dahulu dengan menggunakan air bersih. 

Jenis dan dosis pupuk yang diberikan setiap minggunya untuk satu tanaman berupa campuran pupuk ZA; 28-30 gr, dan KCL 15-20 gr. 

Apabila satu bedengan rerdapat 15 tanaman, maka untuk melakukan pemupukan Anda dapat menggunakan ember ukuran 5 liter yang kemudian diisi dengan pupuk ZA; 450 gr dan KCL; 300 gr, kemudian tambahkan air sebanyak 4 liter.

Kocorkan larutan tersebut di sekitar tanaman semangka dengan dosis sebanyak 250 ml/tanaman.

Pemangkasan cabang
Pertumbuhan tanaman semangka tergolong cepat. Supaya buah yang dihasilkan dapat berukuran besar dan manis, maka Anda perlu melakukan pemangkasan cabang dan seleksi buah.

Di mana setiap satu tanaman dikondisikan agar hanya menghasilkan 2-4 buah saja. Rawatlah buah yang tumbuh pada ruas ke 9, bakal buah yang tumbuh di bawah ruas ke 9 dipangkas dan dibuang.


Semangka siap panen

Saat tanaman berumur 2 minggu setelah tanam, cabang yang tumbuh dari batang utama bisa berjumlah 5-6 cabang. Lakukan pemangkasan dan sisakan 3 cabang yang paling sehat.

Ketika ukuran buah dirasa sudah cukup besar atau ketika umur tanaman memasuki minggu ke 8, potonglah pucuk atau ujung masing-masing cabang tanaman supaya nutrisi yang diserap oleh akar tanaman dapat difokuskan untuk pembesaran buah.

Panen
Buah semangka dapat dipanen setelah umur tanaman mencapai 80-100 hari. Ciri-ciri dari buah yang siap dipanen antara lain apabila diketuk akan terdengar suara yang berat, warna kulit buah berubah dari kusam menjadi mengkilap, kemudian warna kulit bagian bawah buah semangka berwarna kekuningan.


Tanaman buah semangka

Bobot panen buah semangka sendiri masing-masing bisa mencapai 3-3.5 kg. Dengan perawatan yang baik dan benar maka buah yang dihasilkan dapat berasa manis dan dapat disimpan pada suhu ruang selama 10 hari.

Referensi :
PT. Petrokimia gresik (2019). Anjuran umum pemupukan berimbang menggunakan pupuk tunggal. 
Suwandi, dan Sulistyono, A. Fakultas Pertanian UPN Veteran Jawa Timur (2019). Kajian dosis pupuk phonska pada dua varietas semangka terhadap pertumbuhan dan hasil buah semangka
Lufita N.A dan Gunawan I. Fakultas Pertanian Universitas Pasir Pengaraian (2014). Pertumbuhan semangka (Citrulus vulgaris schard) dengan menggunakan beberapa jenis pupuk organic
BPP Teknologi (2000). Semangka (Citrullus vulgaris).
Wahyudi, A. Program D4 Teknologi Perbenihan Politeknik Negeri Lampung (2014). Peningkatan produksi buah semangka menggunakan inovasi teknologi budidaya sistem “ToPAS”
Suprapto dan Nyoman, A.J. (2000). Laporan Akhir Penelitian SUT Diversivikasikan lahan marginal di kecamatan gerokgak, buleleng
Sunyoto. Sudarso, D. Budiyanti, T. BPTB Tropika (2006). Petunjuk tekniks budidaya semangka
M.A. Firmansyah, N. Lani, Y. W.A. Nugroho. BPTP Kalimantan Tengah (2010). Pengkajian paket pemupukan anorganik tanaman semangka tanpa biji di tanah pasir kuarsa
Duvauchelle, J. Home guides | SF Gate (2019). What to fertilize watermelon with 
Burpee (2019). All about watermelons
Albert, S. Harvest to table (2019). How to grow watermelon for the best flavor
Knerl, L. Gardeners path (2017). The taste of summer: how to grow and harvest watermelons
Epic gardening (2019). How to grow watermelon: the ultimate guide to summer’s bounty






Inilah 5 Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan

Irisan buah naga

Tanilokal - Bagi yang pernah menikmati smoothie bowl pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya pitaya. Yap, warna khas dari smoothie bowl yang merah keunguan itu berasal dari buah naga atau pitaya. Kandungan kalorinya yang rendah sekaligus kaya akan serat, vitamin, mineral dan antioksidan, menjadikan buah eksotis yang satu ini memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Buah naga merupakan buah yang dihasilkan oleh tanaman kaktus dari jenis Hylocerus dan Selenicereus. Buah dengan tekstur yang renyah serta rasa segar dan sedikit manis ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah dan Amerika Selatan. 


Namun saat ini tanaman buah naga sudah banyak dibudiayakan di Indonesia. Sentra budidaya buah naga sendiri bisa kita temui di daerah Yogyakarta dan Banyuwangi.


Dibalik keunikan dari bentuk kulit serta buahnya yang segar dengan biji yang renyah, ternyata tersimpan banyak manfaat buah naga yang baik bagi tubuh kita. 


Menurut data dari USDA, buah naga mengandung serat yang tinggi, lycopene, karbohidrat, dan vitamin larut air meliputi karoten, vitamin C, B, niacin dan riboflavin. Buah naga juga termasuk sumber mineral yang tinggi, antara lain magnesium, kalsium, forsfor, besi dan sodium.


1. Mencegah Penuaan Dini
Kandungan antioksidan Betalains, Hydroxycinnamates dan Flavonoids yang ada di dalam buah naga dapat melindungi kerusakan sell tubuh dari radikal bebas di sekitar kita. 

Antioksidan juga memiliki peranan yang penting dalam menjaga kulit agar tetap kencang dan elastis. 


Selain itu kandungan vitamin C nya yang sebesar 6.4 mg untuk setiap 100 gr buah naga, menjadikannya sebagai buah dengan sumber antioksidan yang cukup baik sehingga dapat menjaga imunitas tubuh.


2. Mencegah Munculnya Kanker
Masih soal antioksidan. Selain menjaga tubuh dari penuaan dini, ternyata antioksidan dari golongan hydroxycinnamates yang terdapat di dalam buah naga dapat mencegah munculnya kanker.

Buah naga juga mengandung lycopene yang terbukti mampu melindungi sell dari berbagai racun maupun polusi yang masuk ke dalam tubuh.


3. Menjaga Kulit Tetap Lembab
Setiap memasuki musim pancaroba dan musim kemarau terkadang kulit menjadi kering dan kusam. Dengan mengkonsumsi buah naga yang kandungan airnya cukup tinggi bisa membantu kulit Anda tetap lembab. 
Untuk itu pastikan Anda menambahkkan buah naga di dalam menu diet harian.

4. Menjaga Kesehatan Jantung
Hasil penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2010 dalam jurnal Pharmacognosy Research menunjukkan bahwa mengkonsumsi buah naga dapat mengurangi resiko munculnya penyakit jantung dan tekanan darah tinggi. 

Biji buah naga yang berwarna hitam dengan tekstur renyah tersebut ternyata merupakan sumber asam lemak seperti asam linoleic dan asam linolenic, serta asam lemak omega 3 dan omega 6 yang dapat mengurangi kadar trigliserida sekaligus mengurangi resiko penyakit jantung. 


5. Memperbaiki Sistem Pencernaan
Buah naga mengandung karbohidrat berupa oligosakarida. Di mana oligosakarida merupakan jenis serat yang tidak dapat dicerna oleh tubuh kita. 

Tapi tunggu dulu, serat inilah yang disebut dengan istilah prebiotic, yaitu makanan bagi bakteri baik yang hidup di dalam usus. 


Menurut penelitian dari Electronic Journal of Biotechnology, buah naga mengandung prebiotik yang dapat meningkatkan jumlah bakteri baik yang ada di dalam organ pencernaan kita. 


Dengan mengkonsumsi makanan yang tinggi serat seperti buah naga terbukti mampu mencegah konstipasi sekaligus menurunkan resiko infeksi saluran pencernaan.


Referensi :

Meixner, M. Healthline (2018). 7 great reasons to add dragon fruit to your diet  
Borreli, L. Medical Daily (2015). Benefits of dragon fruit: 6 health reasons to eat more of the exotic fruit
Spritzler, F. RD, CDE. Healthline (2019). What is dragon fruit and does it have health benefits ?
Staughton, J. Organic facts (2019). 19 health benefits of dragon fruit (pitaya).
Daya, S. Victoriahealth (2019). Benefits of dragon fruit
Foodrevolution (2019). What is dragonfruit? 9 reasons to eat this fascinating tropical fruit
Food facts (2016). What is dragon fruit good for?
Nall, R, MSN, CRNA. Medical news today (2019). What are the proven benefits of dragon fruit?

Gambar :

Lovefood Art from Pexels

Berikut Cara Menanam Melon Di Musim Kemarau Supaya Berbuah Besar Dan Manis

Tanaman melon

Tanilokal - Memasuki pertengahan musim kemarau selalu dibarengi dengan panen raya buah melon. Buah yang satu ini memang cocok ditanam di awal musim kemarau, yaitu pada bulan Mei sampai bulan Agustus. Ketika intensitas turunnya hujan dirasa sudah mulai jarang terjadi, maka penanaman melon dapat segera dilakukan.


 “Kenapa melon ditanam saat musim kemarau?"


Ternyata kadar kemanisan buah melon dipengaruhi oleh jumlah air yang diserap oleh tanaman. Khususnya ketika memasuki fase pematangan buah. Yaitu saat tanaman sudah berusia 50 - 55 hari setelah tanam (HST). 


Supaya kadar kemanisan buah yang dihasilkan bisa tinggi (12 - 14 brix), maka saat memasuki fase pematangan buah aktifitas pengairan harus dihentikan. 


Nah, dengan menanam melon di awal musim kemarau, maka kita dapat mengatur jumlah debit air yang diterima oleh tanaman sampai menjelang panen. 


Lain halnya kalau penanaman dilakukan saat musim penghujan. Buah yang dihasilkan bisa terasa hambar dan kurang manis, karena akar tanaman mendapatkan air yang berlebihan saat memasuki fase pematangan buah.


Setelah mengetahui waktu tanamnya, berikut tahapan menanam melon supaya buah yang dihasilkan dapat berukuran besar sekaligus manis.


Menanam melon secara vertikal

Sebenarnya ada dua macam cara dalam budidaya melon (cantaloupe) berdasarkan posisi pertumbuhannya. Pertama tanaman dibuat merambat ke atas secara vertikal dengan bantuan lanjaran, atau cara yang kedua tanaman dibiarkan menjalar di permukaan tanah secara horizontal. 

Di mana proses perawatan tanaman melon secara vertikal jauh lebih mudah dibandingkan yang dibiarkan menjalar. Di sisi lain meskipun lahan budidaya melon berukuran sempit, jumlah tanaman yang dibudidayakan juga bisa tetap banyak.



Tanaman buah melon

Untuk bahan lanjaran sebaiknya menggunakan batang bambu, karena bambu memiliki serat yang kuat dan bisa dipakai berulang kali. Selain itu biaya pengadaan bambu juga tergolong lebih murah sekaligus mudah didapatkan dibandingkan dengan jenis kayu lainnya.


Persiapan lahan

Layaknya tanaman dari keluarga Cucurbitacaea atau timun-timunan, tanaman melon menyukai kondisi lahan dan tanah yang hangat. Maka dari itu tanaman ini cocok dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran sedang. Mulai dari 0 mdpl - 600 mdpl. 

Buat bedengan dengan ukuran lebar 120 cm, tinggi 30 cm, serta panjang 10 m. Sedangkan untuk jarak antar bedengan yang ideal adalah 60 cm. Dengan desain bedengan seperti ini maka cahaya yang diterima oleh tanaman untuk fotosintesis dapat maksimal. 


Selain itu sirkulasi udara juga lebih baik, sehingga penyakit jamur powdery mildew dan kresek yang sering menyerang daun dan batang tanaman melon dapat dicegah.


Pemberian pupuk dasar

Tanaman melon termasuk tanaman berumur pendek yang memerlukan air serta unsur hara makro dan mikro dalam jumlah banyak. Di mana nantinya setiap satu tanaman bisa menghasilkan 2 - 6 buah dengan bobot rata-rata 2 kg. 

Untuk itu bedengan tempat penanaman melon perlu diberikan pupuk dasar berupa campuran pupuk kandang dari kotoran sapi atau kambing yang telah kering sebanyak 850 gr - 1 kg, pupuk NPK 25 gr, ZA 10 gr dan SP36 10 gr per tanaman. 


Campurkan bahan tersebut dengan tanah bedengan secara merata. Apabila pH tanah kurang dari 6, maka tiap bedengan perlu ditambahkan dolomit sebanyak 5 kg - 7 kg.Gunakan juga mulsa penutup tanah seperti jerami padi atau mulsa plastik, agar supaya tanah bedengan tetap hangat dan lembab.


Penggunaan benih berkualitas dan bersertifikat

Dikalangan petani melon jenis benih yang sering dipakai diantaranya merk PERTIWI, PANAH MERAH, DAN SAKATA. Tiga merk benih bersertifikat tersebut memiliki varietas melon daging putih kehijauan, melon daging oranye dan melon kulit kuning. 

Anda dapat membelinya di toko pertanian atau secara online. Di mana masing-masing memiliki keunggulan dan harga jual yang berbeda-beda.


Keuntungan dari penggunaan benih yang diproduksi oleh pabrik tersebut salah satunya adalah kualitas buah yang dihasilkan dapat sesuai dengan yang diharapkan. 


Benih tersebut juga sudah melalui proses seleksi yang ketat sampai didapatkan produk unggulan F1, sehingga buah yang dihasilkan memiliki kulaitas yang baik, sekaligus tanaman dapat lebih tahan dari serangan hama dan penyakit. 


Lakukan pembibitan terlebih dahulu di dalam greenhouse dengan menggunakan seedtray selama 1 minggu. Media tanam yang digunakan berupa campuran pupuk kandang dan cocopeat dengan perbandingan 1:2.


Pindah tanam

Setelah bibit melon berusia 1 minggu atau telah berdaun 3, maka bibit sudah bisa dipindahkan di bedengan pembesaran. 

Gunakan jarak tanam 50 - 60 cm antar tanaman. Waktu pindah tanam sebaiknya dilakukan sebelum jam 10 pagi atau setelah jam 3 sore. 


Buat lubang tanam sesuai dengan ukuran bibit, usahakan untuk tidak merusak perakarannya saat memindahkan bibit. Setelah bibit ditanam, lakukan penyiraman dengan air secukupnya.


Penyiraman dan Pemupukan Susulan

Supaya tanaman melon dapat tumbuh dengan baik maka lakukan penyiraman dan pemupukan secara berkala. Saat tanaman berumur 0 HST sampai dengan umur 24 HST proses penyiraman dilakukan setiap pagi hari. Setelahnya penyiraman dapat dilakukan sebanyak 3 kali dalam seminggu sampai tanaman berumur 50 - 55 hari. 

Sedangkan untuk aktifitas pemupukan secara berkala dilakukan setiap 1 minggu sekali. Larutkan pupuk sintetis sesuai dosis dengan air bersih sebanyak 250 ml, kemudian kocorkan di sekeliling tanaman.


Berikut tabel waktu aplikasi pupuk susulan serta jenis dan takaran pupuk yang digunakan pada tanaman melon ;

Tabel pemupukan tanaman melon
Pemangkasan Cabang dan Seleksi Buah
Pemangkasan cabang diperlukan agar supaya nutrisi yang diserap oleh akar tanaman dapat dimanfaatkan secara optimal. Pada umumnya jumlah cabang yang dipelihara sampai tanaman menghasilkan buah cukup 2 cabang sekunder.

Biasanya tanaman mulai menghasilkan bunga jantan dan betina saat memasuki umur 28-35 HST. Pada waktu itu lakukan penyerbukan buatan dengan cara mengoleskan benang sari pada bunga jantan ke putik bunga betina yang tumbuh mulai dari ruas daun ke 8. 



Bakal buah melon

Nantinya Anda dapat melakukan seleksi dengan cara membuang bakal buah yang berukuran kecil dan cacat setelah bakal buah sudah seukuran telur ayam. Jumlah buah yang dipelihara sampai panen dipertahankan sebanyak 2-4 buah per tanaman. 


Gantungkan bakal buah yang sehat dengan mengikat cabang pangkal buah menggunakan tali raffia. Selanjutnya pangkas cabang tersier, kemudian sisakan 2 helai daun yang tumbuh dari batang bakal buah.


Agar supaya buah yang dihasilkan memiliki kadar kemanisan yang tinggi, maka harus dilakukan pemangkasan pada pucuk daun. Sehingga energi yang dihasilkan oleh tanaman akan difokuskan untuk pematangan buah. Untuk itu potong pucuk tanaman setelah jumlah ruas yang dihasilkan pada masing-masing cabang sekunder sudah mencapai 25 ruas.


Panen

Buah melon sudah siap untuk dipanen setelah tanaman mencapai umur 65 sampai 75 HST. Ciri-ciri buah melon yang sudah matang akan mengeluarkan aroma khasnya dan terjadi perubahan warna kulit menjadi kekuningan. 


Buah melon siap panen 70hst

Gunakan gunting pangkas untuk memanen buah melon, sisakan 2 cabang dengan Panjang masing-masing kurang lebih 2,5 sampai 5 cm.


Referensi :

Davis, T. the imperfectly happy home (2017). Growing cantaloupe everything you need to know
Dyer, H, M. Gardening know how (2018). Container grown cantaloupe : care of cantaloupe in pots
Miller, R. Home Guides | SF Gate (2019). Tips for growing cantaloupe
Pleasant, J. Mother earth news (2011). All about growing melons
Wiley, D. Better homes & garden (2017). Must-know tricks for growing cantaloupe as big as your head

Crown Melon Dari Shizuoka, Jepang; Perpaduan Karya Seni Dan Teknologi Pertanian

Musk melon

Tanilokal - Buah Crown melon sudah lama dikenal sebagai “king of fruit” nya Jepang. Di mana proses budidaya melon dari varietas muskmelon ini memadukan antara sentuhan karya seni dan teknologi canggih. Selain itu perawatannya yang sangat intensif menjadikan crown melon produksi Prefecture Shizuoka, Jepang ini dinilai sebagai salah satu buah melon dengan kualitas terbaik di dunia


Karakteristik buah melon berlabel “crown melon” ini dapat dikenali mulai dari bentuk fisiknya, diantaranya; bulat sempurna dengan warna putih kekuningan, memiliki tangkai berbentuk huruf T, serta kontur jaring yang terlihat sangat menonjol. 


Rasa daging buahnya sangatlah manis dengan kadar gula rata-rata 14 brix. Selain itu teksturnya yang juicy dan lumer di mulut, menjadikan crown melon berbeda dengan buah melon pada umumnya yang kebanyakan bertekstur renyah dan sedikit keras.


Harganya pun cukup fantastis. Untuk satu buahnya dibandrol dengan harga $150-$200 atau sekitar 2,5 juta rupiah. Memang dalam memproduksi crown melon ini petani harus merawat satu per satu tanaman melon yang dibudidayakan secara khusus di dalam greenhouse. Bahkan setiap satu tanaman dikondisikan supaya hanya menghasilkan satu buah melon yang terbaik.


Sejarah Perkembangan Crown Melon di Jepang

Tanaman melon varietas muskmelon pertama kali dikembangkan di Jepang pada era Taisho atau sekitar tahun 1912-1928, di Prefecture Shizuoka. Benih pertama kali didatangkan dari United Kingdom yang dikenal dengan varietas Earl-Feboritto atau Earl’s favorites. 

Karena melon bukan tanaman asli daerah Jepang, maka buah crown melon yang dihasilkan seperti sekarang ini sebelumnya telah melalui proses uji coba yang panjang. 


Akhirnya dengan menggunakan teknologi greenhouse tanaman melon dapat tumbuh dengan sangat baik. Yang kemudian Prefecture Shizuoka dikenal sebagai produsen crown melon dengan kualitas terbaik.


Penyebab Buah Crown Melon Bisa Sangat Manis dan Juicy

Salah satu komponen yang menyebabkan tanaman melon sangat cocok dibudidayakan di Prefecture Shizuoka adalah tingginya intensitas sinar matahari di daerah tersebut. 

Bahkan Prefecture ini disebut sebagai daerah paling terang di dunia. Hal ini penting karena supaya dapat menghasilkan buah yang berkuakualitas, tanaman melon membutuhkan sinar untuk fotosintetis dengan intensitas yang tinggi.


Selain itu petani di daerah ini menggunakan greenhouse kaca dan akrilik untuk budidaya crown melon. Di mana intensitas sinar matahari yang masuk ke dalam greenhouse dan diterima oleh tanaman bisa tetap tinggi.




Tempat penanamannya pun tidak dilakukan di tanah bedengan, namun menggunakan pot berukuran besar yang diberi penyangga supaya terpisah dari tanah di bawahnya. Sehingga akar tanaman hanya mendapatkan nutrisi serta air yang tersedia di dalam pot. 

Pupuk yang digunakan merupakan campuran dari berbagai bahan organic alami. Maka dari itu aroma dan rasa buah yang dihasilkan lebih kaya dibandingkan buah melon yang diproduksi secara masal dengan pupuk kimia sintetis.


Dengan teknik ini petani dapat mengontrol jumlah pupuk dan air yang diberikan sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman. Dari sini kualitas melon yang dihasilkan bisa konsisten, manis dan juicy sepanjang tahun.


Perawatan Buah Supaya Memiliki Bentuk Fisik Yang Nyaris Sempurna 

Penilaian kualitas buah crown melon tidak hanya sebatas pada rasa daging buahnya saja, namun juga bentuk fisiknya. Terutama kontur jaring yang muncul di permukaan kulit, serta bentuk buahnya harus bulat. Di mana suhu udara dan jumlah air yang diserap oleh tanaman memegang peranan yang menentukan bentuk fisik tersebut. 

Untuk itu petani crown melon mendesain greenhouse yang bisa secara otomatis mengatur suhu dan kelembaban udara. Di mana suhu udara ketika siang hari dipertahankan pada 30°C, sedangkan ketika malam hari suhu dijaga agar tetap 22°C. 


Kaca greenhouse juga secara otomatis dapat membuka dan menutup untuk mengkondisikan suhu, kelembaban dan sirkulasi udara.


Pengairan dilakukan setiap pagi dan sore hari. Setelah buah yang dihasilkan sudah seukuran telur ayam intensitas pengairan dikurangi menjadi 2 hari sekali.


Nantinya tanaman melon mulai mengeluarkan bunga betina saat berumur 25 HST. Proses polinasi dilakukan dengan cara mengawinkan bunga betina dengan bunga jantan secara manual menggunakan kuas. 


Setiap satu bunga betina dikawinkan dengan tiga bunga jantan. Saat ukuran buah sudah sebesar telur ayam dilakukan seleksi, di mana tiap tanaman hanya disisakan satu buah yang terbaik.




Tahapan yang paling menyita banyak waktu dan tenaga dalam perawatan crown melon di mulai saat memasuki hari ke 18-20 setelah polinasi. Yaitu aktifitas pemijatan dan polishing pada masing-masing buah secara manual. Setiap hari dengan menggunakan sarung tangan kain petani memijat dengan lembut permukaan buah melon.

Proses ini sangat penting agar supaya bentuk buah dapat bulat sempurna sekaligus memiliki kontur jaring yang indah. Selain itu supaya terhindar dari panasnya sinar matahari yang bisa merusak permukaan kulit buah, maka setiap buah perlu dibungkus dengan kertas.




Panen dan Inspeksi Kualitas Buah
Buah melon produksi daerah Shizuoka bisa dipanen ketika tanaman telah berumur 100 hari. Namun setelah melalui proses budidaya yang panjang tersebut belum menjamin semua buah yang dihasilkan bisa mendapat label “crown melon”.

Setiap buah yang dipanen akan diperiksa oleh tim inspeksi. Standar penilaiannya meliputi; bentuk harus bulat, bebas dari cacat, kontur jaring yang baik dan seragam serta kadar gula minimal 13 brix. Buah yang lolos inspeksi merupakan buah terbaik dan diberi label “crown melon” beserta lokasi daerah asal produksinya.


Dedikasi dan passion dalam melakukan budidaya melon tersebut menjadikan buah crown melon memiliki harga jual yang tinggi. 


Sebagai gantinya petani di Prefecture Shizuoka dapat terus melestarikan budaya penanaman crown melon dari generasi ke generasi.


Referensi :

Crown melon (2019). The gift for the important people Japanese king of fruits: Crown Melon
Floyd, C. Business insider (2019). These melons can sell for as much as $22,500 each in Japan
Jie, P. Rice media (2019). The life-changing magic of a $158 melon
Melon fruits (2019). Cultivation method of muskmelon
Sharonchung (2018). Japan’s famous crown musk melon
Shigoku (2010). What is crown melon ?

Gambar :

Facebook.com/crown1921
https://melon-fruits.com/saibai/

CARA MENGATASI BUAH NANGKA MEMBUSUK DI POHON

https://tipspetani.blogspot.com/2019/05/cara-mengatasi-buah-nangka-busuk-di.html
Saya melihat banyak petani yang mulai menanam dan membudidayakan buah nangka di ladang mereka. Ya meskipun tidak dibudidayakan dalam jumlah besar, tapi satu sampai sepuluh pohon, biasanya akan menghiasi kebun petani menjadi lebih ramai lagi.


Memang saya akui, memiliki pohon nangka itu sungguh menguntungkan. Tapi, ya itu tadi, petani harus menjaga lebih ekstra buah nangka tanamannya agar tidak busuk. Masalahnya, pada umumnya nangka yang masih muda akan dihinggapi lalat buah. Kemudian lalat itu akan bertelur di kulit nangka, dan menetaskan ulat-ulat yang siap menggerogoti daging nangka sampai membusuk.

https://tipspetani.blogspot.com/2019/05/cara-mengatasi-buah-nangka-busuk-di.html

Nah, jadi bagaimana cara mengatasinya agar buah nangka tidak busuk di pohon? Caranya mudah kok! Ikuti saja langkah demi langkah di bawah ini.

1. Siapkan karung yang bagus, dalam artian tidak berlubang

https://tipspetani.blogspot.com/2019/05/cara-mengatasi-buah-nangka-busuk-di.html

Karung ini nantinya akan kita gunakan untuk membungkus buah nangka yang masih kecil agar tidak bisa disentuh oleh lalat buah. Tapi usahakan karungnya besar, agar buah nangka tidak sesak saat menjadi besar.

2. Siapkan tali pengikat

https://tipspetani.blogspot.com/2019/05/cara-mengatasi-buah-nangka-busuk-di.html

Tali ini akan kita gunakan untuk mengikat mulut karung agar tertutup rapat, sehingga tidak ada lubang lagi yang menjadi celah bagi lalat untuk masuk ke buah nangka. Selain itu, dengan mengikat mulut karungnya pada batang buah nangka, ini agar karung tidak terlepas dan terjatuh.

3. Siapkan tangga

Tangga akan kita pergunakan untuk memanjat pohon nangka jika buahnya cukup tinggi.

4. Nah, tahap selanjutnya bungkuslah buah nangka dengan karung yang telah kita persiapkan tadi seperti gambar di bawah ini.


https://tipspetani.blogspot.com/2019/05/cara-mengatasi-buah-nangka-busuk-di.html

5. Ikatlah mulut karung pada batang buah nangka dengan sewajarnya saja, dalam artian tidak terlalu kuat tidak juga terlalu longgar.



Nah, dengan proses terakhir yaitu mengikat mulut karung tersebut, berarti langkah ini telah selesai. Gampang kan? Selain itu cara ini tidak terlalu membutuhkan banyak modal, dan Anda pun tidak harus berulang-ulang mengusir hama pada nangka yang telah terbungkus. Lihat gambar di bawah ini.



Tapi, tetap saja cara ini juga ada kekurangannya. Jadi kekurangannya adalah sangat sulit untuk menjangkau dan membungkus buah nangka yang ada 

di pucuk ranting yang kecil. Meskipun begitu, cara ini menurut saya adalah yang terbaik untuk melindungi nangka dari lalat buah untuk saat ini.