Kisah Singa yang Mendengarkan Lantunan Quran Ahmad bin Thulun

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.



Ahmad bin Thulun adalah salah seorang pemimpin Mesir Zaman dahulu dan juga merupakan seorang Ulama yang memiliki kedudukan yang mulia. Nama lengkapnya adalah Abu Al-Hasan bin Ahmad bin Banan. Beliau rahimahullah pernah mendekam di penjara.

Penyebab dia dijebloskan ke penjara adalah karena dia dahulu pernah menemui salah seorang pejabat, lalu beliau mendakwahinya. Pejabat tersebut pun marah kepada beliau seperti orang yang pura – pura tidak mengetahui sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam : “Ada dua orang yang apabila dua orang ini baik, maka menjadi baiklah umat dan apabila buruk, maka akan menjadi buruklah umat tersebut yakni para ulama dan umara.”

Pejabat itu marah dan hilanglah kesabaran nya lalu dia memerintahkan kepada para tentaranya : “Seretlah orang ini dan sodorkanlah dia kepada singa yang lapar. Kemudian kuncilah dia bersama singa tersebut dan biarkanlah dia hingga tubuhnya habis dimakan singa.”

Ulama tersebut yakni Ahmad Thulun dimasukkan ke dalam penjara dengan Singa yang sedang kelaparan. Keesokan harinya, para penjaga penjara menemukan ulama tersebut sedang duduk dengan tenang dan nyaman sambil berdzikir mengingat Allah Ta’ala dan membaca ayat – ayat Al-Quran yang penuh berkah.

Mereka mendapati singa yang kemarin kelaparan tersebut sedang menundukkan kepalanya dengan tenang dan penuh kekhusyukan, menyimak ayat – ayat al-Quran (yang dibacakan).

Bagaimana bisa demikian? Ketahuilah karena sesungguhnya al-Quran itu adalah firman Allah Subhanahu wa ta’ala : Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : “Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Quran yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” [al-Quran surat az-Zumar ayat 23]

Kemudian bagaimana tidak? Yang telah menurunkan al-Quran itu adalah Allah Ta’ala yang telah berfirman : “Kalau sekiranya Kami turunkan Al-Quran ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan ketakutannya kepada Allah. Dan perumpamaan-perumpamaan itu Kami buat untuk manusia supaya mereka berfikir.” [al-Quran surat al-Hasyr ayat 21]

['Ajaib al-Qishash hal 82. Lihat, Agar Anak Mudah Menghafal al-Quran hal 156-158. Hamdan Hamud Al-Hajiri]

Subhanallah… Jika Singa yang buas yang sedang kelaparan saja khusyu’ mendengarkan al-Quran, lalu bagaimana dengan kita? Kita bisa membaca al-Quran, alhamdulillah. Tapi sudah kah kita khusyu’ dan mengambil pelajaran dari al-Quran?

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman : Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran? [al-Qamar ayat 17, 22, 32, 40]

Sumber: Prima Ibnu Firdaus Al-Mirluny

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kisah Uang Rp 1000 dan Rp 100.000

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan dari Bank Indonesia..Pada saat bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar dimasyarakat..

3 bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda..

Kemudian diantara kedua uang tsb terjadilah percakapan yg Rp 100.000 bertanya kepada yg Rp 1000, ..."kenapa badan kamu begitu lusuk,kotor,dan bau amis...?" dijawablah olehnya "karena aku begitu keluar dari Bank langsung ditangan orang-orang bawahan dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan ditangan pengemis" lalu Rp 1000 bertanya balik pada Rp 100.000,"

Kenapa kamu kelihatan begitu baru,rapi dan masih bersih?" dijawabnya, "karena begitu aku keluar dari Bank, langsung langsung disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di Mall dan juga dihotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet" lalu Rp 1000 bertanya lagi," pernahkah engkau mampir ditempat Ibadah? " dijawablah..."Belum pernah"

Rp 1000 pun berkata lagi," ketahuilah walaupun keadaanku seperti ini adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di MESJID dan ditangan anak-anak Yatim, bahkan aku selalu bersyukur kepada ALLAH.

Aku tidak dipandang manusia bukan sebuah nilai tapi yg dipandang adalah sebuah manfaat... "Akhirnya menangislah uang Rp 100.000 karena merasa besar, hebat, tinggi tapi tidak begitu bermanfaat selama ini.

Jadi...bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaatnya penghasilan anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan...

Semoga kita termasuk golongan orang2 yg selalu mensyukuri nikmat dan memberi manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dari sifat SOMBONG..
Aamiin ...
Kisaah teladan
Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Kisah Si Gadis Bungsu Yang Update Status..

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.


Suatu malam, seorang ayah melihat anak gadisnya yang bungsu update status di facebook. Statusnya adalah:

"Kenapa ya hati ini gelisah terus. Somebody plisss.. I need someone.. "

Dan banyak sekali cowok-cowok yang pada komentar. Ada cowok cakep, cowok lebay, ada juga cowok yang alim-alim kucing. Semua memberikan komentar masing-masing. "Ah, semua hanya mau menggoda." gumam hati si gadis.

Hingga sampailah giliran cowok yang kd 401. Cowok itu komen:

MANA HATI MAU TENANG:
  • jika sholat kurang.
  • tahajjud pun hanya sekali dalam setahun.
  • nangis sujud taubat pada Allah jarang-jarang.
  • jika sedih kau mencari teman lalu pergi have fun.
  • jika ada masalah, musik dan lagu dilantunkan. Al-Qur'an dilupakan.
  • bibir rajin mengumpat, dzikir tak pernah disebutkan.
  • di sekolah, hormat pada guru pun tidak.
  • jika gelisah, mengadu di jejaring sosial, sajadah tak pernah dipandang.
  • jika gelisah, cari teman buat pasangan, tapi tak cari Allah buat penunjuk kebenaran.
  • wahai pemilik fb ini, sudahkah itu kau fikirkan?
Ketika si gadis membaca komen cowok ke 401 itu, ia merasa berang. Sambil menyumpah serapah ia gerakkan cursor, cari button block.

Lalu, gadis itu update status baru:

"Aku udah block si cowok yang sok tau itu. Berlagak tau semua tentang aku. Hey, U just know my name, not my story!"

Sang ayah tersenyum sambil main laptop. Dalam hatinya berkata, "Oh, beruntung aku udah buat 5 akun. Baru diblock satu aja kok.. Kali ini akan aku pakai foto cowok yang cakep, akan aku hibur dia di inbox... Hihihi..., haduuh anak bungsu ku, moga diberkahi Allah"

Sumber http://www.zulfanafdhilla.com/

Selain sebagai media informasi pendidikan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.