CARA MEMPERBANYAK TANAMAN PUCUK MERAH



Pucuk merah memiliki nama ilmiah Syzygium oleana, merupakan salah satu tanaman hias yang biasa ditanam di halaman rumah. Dinamai pucuk merah karena warna pucuk daun mudanya adalah merah.

Kalau kamu ingin membudidayakan tanaman pucuk merah ini, caranya sangat mudah. Apalagi kita tinggal di negara dengan iklim tropis yang sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman ini.

Cara Budidaya Pucuk Merah


Untuk membudidayakan pucuk merah, kamu bisa memilih salah satu dari dua metode yang berbeda. Tanaman ini bisa dibudidayakan dengan menanam bijinya atau bisa juga dengan cara stek.

1. Menanam Biji


Biji dari tanaman pucuk merah bentuknya seperti lada. Pohon pucuk merah akan mengeluarkan biji jika ukurannya sudah besar. Nah, jika kamu akan membudidayakannya dengan menanam biji, maka ambillah biji yang sudah tua.

Biji pucuk merah tua ditandai dengan warna yang kehitam-hitaman. Kalau kamu kesulitan mencari biji yang masih ada di pohon, coba saja untuk mencarinya di tanah. Karena, kadang biji yang sudah tua akan rontok dengan sendirinya.

Menyemai Biji

Langkah pertama yang harus kamu lakukan ketika sudah mendapatkan biji pucuk merah adalah menyemainya. Semai biji pada tanah yang gembur dan subur.

Setelah benih tumbuh menjadi bibit, pindahkan ke dalam polybag terlebih dahulu. Tapi, kalau kamu mau langsung menanamnya pada lahan tanam juga bisa. Asal, kondisikan terlebih dahulu tanah untuk tempat tanam tersebut dengan baik. Jangan lupa beri pupuk kandang sebelum kamu menanam benih pucuk merah.

Pemindahan Bibit

Bibit pucuk merah sudah bisa dipindahkan ketika tingginya sekitar 20 cm. Cabut bibit dengan hati-hati, jangan sampai akarnya putus. Buat lubang pada tanah, masukkan pupuk kandang dan tutup kembali lubang. Nah, kamu bisa memilih mau menanam pucuk merah di mana. Bisa dalam polybag, pot atau lahan yang sudah kamu sediakan.

Perawatan Tanaman

Tanaman pucuk merah membutuhkan air untuk pertumbuhannya. Kamu bisa melakukan penyiraman pada pagi dan sore hari. Jika sedang musim hujan, penyiraman cukup dilakukan sekali saja.

Setelah cukup besar, tanaman pucuk merah akan segera mengeluarkan pucuk yang berwarna merah. Cocok sekali untuk menghias pekarangan rumah kamu.

2. Stek Batang


Cara yang lebih mudah untuk menanam pucuk merah adalah stek batang. Kamu cukup memotong cabang dari pohon pucuk merah dan kemudian menanamnya.

Pemilihan Batang

Nah, untuk menghasilkan tanaman yang baik, maka perlu juga memilih batang berkualitas baik. Pilihlah cabang yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda, kalau kata lagu sih yang sedang-sedang saja.

Potong cabang dengan panjang antara 20-30 cm yang diukur dari ujung daun. Kemudian tanam cabang tersebut di dalam polybag yang sudah berisi campuran tanah, pupuk kandang dan sekam padi.

Perawatan Tanaman

Setelah penanaman selesai, lakukan penyiraman tanaman. Jangan lupa, pindahkan polybag ke tempat yang teduh. Setelah itu lakukan penyiraman rutin pada pagi dan sore hari.

Nah, itu tadi cara menanam pucuk merah. Cukup mudah bukan? Jika kamu sudah mempunyai pucuk merah yang sudah besar, lakukan pemangkasan daun sesekali.

Kamu juga bisa memberikan pupuk khusus untuk daun agar tanaman tersebut sehat dan memiliki warna merah memesona.

CARA MENGATASI KERITING PADA TANAMAN CABE AGAR TIDAK GAGAL PANEN

CARA MENGATASI KERITING PADA TANAMAN CABE AGAR TIDAK GAGAL PANEN
Salah satu problem yang kerap dialami petani dan juga penghobi tanaman cabe adalah keriting daun. Penyakit keriting daun pada tanaman cabe dapat dilihat pada gejala mengerut pada bagian daun cabe yang masih muda, lama kelamaan semakin kecil dan tidak bisa tumbuh tunas baru. Alhasil cabe tidak bisa tumbuh, berbuah apalagi panen. Penyakit keriting pada daun cabe memang cukup menjadi momok bagi banyak orang.


Lantas apakah penyakit keriting pada tanaman cabe bisa diatasi? Ya, tentu saja penyakit keriting pada tanaman cabe bisa diatasi. Penyakit keriting pada cabe disebabkan oleh hama trips dan tungau. Binatang ini adalah hama yang sangat kecil hingga susah dilihat dengan mata telanjang.
Hama Tungau dan trips ini akan menghisap sari makanan pada daun tanaman cabe sehingga, cabe menjadi kekurangan nutrisi. Untuk mengatasi cabe yang tersesang penyakit keriting dilakukan dua pendekatan yaitu mengusir/membunuh hama trips dan tungau tersebut dan memberikan suplai makanan yang cukup untuk tanaman cabe. Karena pada saat terserang penyakit keriting cabe memerlukan pengganti nutrisi secepatnya.

Membasmi Trips dan Tungau pada tanaman cabe bisa dilakukan dengan pestisida kimia dan organik. Namun memberikan pestisida kimia secara berlebihan bisa membuat daun tanaman terbakar sehingga justru malah mati. Pemberian pupuk kimia berlebihan juga malah membuat tanaman cabe layu.

CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH

https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html


Bawang merah merupakan tanaman yang banyak membutuhkan hara, baik pada masa pertumbuhan vegetatif atau juga saat pembentukan, pembesaran dan pematangan umbi.

Pemupukan yang dilakukan harus tepat jenis, tepat waktu, tepat cara dan tepat kombinasi.

Pemupukan yang tepat juga merupakan salah satu cara penting untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan patogen penyebab penyakit pada tanaman bawang merah.


https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html
CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH


Tanaman bawang merah banyak menyerap unsur hara makro dari dalam tanah seperti Nitrogen (N), Phosphor (P) dan Kalium (K). Namun unsur-unsur tersebut tidak selalu tersedia di dalam tanah disebabkan sistem budi daya yang terus-menerus dilakukan.

Dalam budi daya bawang merah, diperlukan pemupukan sebanyak tiga kali. Yaitu pada saat pengolahan lahan dan pemeliharaan tanaman.

Pemupukan Pertama atau Pemupukan Dasar Tanaman Bawang Merah


https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html
CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH


Pemupukan pertama diberikan bersama ketika pengolahan tanah atau sebelum dilakukan penanaman bibit bawang merah. Pupuk disebar di atas bedengan lalu diaduk merata dengan tanah.

Jenis pupuk yang digunakan adalah NPK Mutiara (16:16:16) 500 kg, SP 36 sebanyak 50-100 kg dan KCl 30-60 kg untuk dosis aplikasi per hektarnya. Untuk pemupukan pertama ini jika akan menambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang, dosis NPK Mutiara (16:16:16) dapat dikurangi menjadi 250 kg/ha.

Alasan menggunakan pupuk ini adalah karena unsur P dan K sulit larut sehingga perlu waktu (minimal 14 hari) agar unsur tersebut dapat diserap tanaman.

Pada umur 7 hari akar tanaman bawang mulai tumbuh dan membutuhkan unsur tersebut untuk perkembangannya. Unsur P dan K dari NPK, SP 36 dan KCl akan tersedia bagi tanaman sepanjang pertumbuhan bawang merah.

Pemupukan Susulan Pertama Tanaman Bawang Merah

https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html
CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH

Selanjutnya, pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 10-15 hst dengan jenis pupuk Urea 180 kg/ha atau ZA 400 kg/ha.

Aplikasi pupuk bisa dengan cara ditebar di atas bedengan.

Pemupukan ini bertujuan untuk memberikan cadangan makanan bagi umbi karena pada umur 15-30 hst cadangan makanan umbi cepat habis sehingga perlu unsur N dan S untuk pembentukan daun, batang dan akar.

Pupuk Susulan Kedua Tanaman Bawang Merah


https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html
CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH


Pupuk susulan kedua diberikan saat tanaman berumur 30-35 hst dengan jenis pupuk Urea 180 kg/ha. Pada umur-umur ini tanaman memasuki fase pembentukan umbi, sehingga memerlukan karbohidrat hasil fotosintesis sebagai bahan pembentukan umbi.

Unsur N dari Urea digunakan dalam proses fotosintesis untuk pembentukan karbohidrat.

Pemberian pupuk susulan perlu diiukuti dengan penyiraman apabila diperkirakan tidak terjadi hujan. Di samping itu dapat pula diberikan pupuk hayati sesuai anjuran apabila tersedia sehingga bisa mengurangi pemakaian pupuk kimia.

Perlu diingat, pemupukan tanaman bawang merah disetiap daerah tidak sama tergantung tingkat kesuburan tanah.


https://tipspetani.blogspot.com/2018/09/cara-yang-tepat-pemupukan-pada-budidaya.html
CARA YANG TEPAT PEMUPUKAN PADA BUDIDAYA TANAMAN BAWANG MERAH

Untuk itu jika Anda akan melakukan pemupukan harus melihat kondisi tanah dan tanaman terlebih dahulu.

Pupuk dengan jenis dan dosis di atas merupakan contoh yang digunakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultuta, Kementerian Pertanian.

Referensi:
hortikultura.litbang.pertanian.go.id
bawangbawangan.com
anakagronomy.com

CARA PEMBERIAN PUPUK PADA TANAMAN

https://tipspetani.blogspot.com/2018/08/cara-pemberian-pupuk-pada-tanaman.html


Untuk mendapatkan hasil pemupukan yang memuaskan, tidak hanya penting memakai dosis pupuk yang tepat saja tetapi juga penting diketahui cara pengunaan pupuknya. Dengan berkembangnya teknologi pertanian dan industri, telah melahirkan berbagai produk yang cara pemberiannya lain dari biasanya, namun secara garis besar dapat dikelompokkan menjadi dua cara pemberian/memupuk, yakni:
  • Memupuk dengan cara pemberian melalui akar
  • Memupuk dengan cara pemberian melalui daun
1. Memupuk melalui akar
Yaitu segala macam pupuk yang diberikan kepada tanaman lewat akar. Tujuannya tentu sudah jelas, yakni mengisi tanah dengan hara yang dibutuhkan oleh tanaman, supaya tanaman yang ditanam di atasnya tumbuh subur dan memberikan hasil yang memuaskan. Pada umumnya pemberian pupuk melalui akar dapat dilakukan secara:

1. Disebar (broad casting)

Pupuk yang disebarkan merata pada tanah-tanah di sekitar pertanaman atau pada waktu pembajakan/penggaruan terakhir, sehari sebelum tanam, kemudian diinjak-injak agar pupuk masuk ke dalam tanah. Beberapa pertimbangan untuk menggunakan cara ini adalah:
  • Tanaman ditanam pada jarak tanam yang rapat, baik teratur dalam barisan maupun tidak teratur dalam barisan
  • Tanaman mempunyai akar yang dangkal atau berada pada dekat dengan permukaan tanah
  • Tanah mempunyai kesuburan yang relatif baik
  • Pupuk yang dipakai cukup banyak atau dosis permukaan tinggi
  • Daya larut pupuk besar, karena bila daya larutnya rendah maka yang diambil tanaman sedikit
Cara pemupukan ini biasanya digunakan untuk memupuk tanaman padi, kacang-kacangan dan lain-lain yang mempunyai jarak tanam rapat. Kerugian cara ini ialah merangsang pertumbuhan rumput pengganggu/gulma dan kemungkinan pengikatan unsur hara tertentu oleh tanah lebih tinggi.

2. Ditempatkan di antara larikan/barisan
https://tipspetani.blogspot.com/2018/08/cara-pemberian-pupuk-pada-tanaman.html

Pupuk ditaburkan di antara larikan tanaman dan kemudian ditutup kembali dengan tanah. Untuk tanaman tahunan ditaburkan melingkari tanaman dengan jarak tegak lurus daun terjauh (tajuk daun) dan ditutup kembali dengan tanah. Cara ini dilakukan dengan pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:
  • Pupuk yang digunakan relatif sedikit
  • Jarak tanam antara tanaman yang dipupuk cukup jarang dan jarak antara barisan pertanaman cukup jarang
  • Kesuburan tanah rendah
  • Tanaman dengan perkembangan akarnya yang sedikit
  • Untuk tanah tegalan atau darat
  • Bila mengkhawatirkan akan terjadi pengikatan unsur hara oleh tanah dalam jumlah yang cukup besar
https://tipspetani.blogspot.com/2018/08/cara-pemberian-pupuk-pada-tanaman.html

3. Ditempatkan dalam lubang

Pupuk dibenamkan ke dalam lubang di samping batang sejauh kurang lebih 10 cm dan ditutup dengan tanah. Untuk tanaman tahunan pupuk dibenamkan ke dalam lubang pupuk yang melingkari tanaman dengan jarak tegak lurus dan terjauh (tajuk daun) dan ditutup kembali dengan tanah. Cara ini dilakukan dengan pertimbangan sama dengan cara larikan/barisan.
Artikel lainnya