ANALISA PROSPEK USAHA TANAMAN SERAI

https://tipspetani.blogspot.com/2019/02/analisa-prospek-usaha-tanaman-serai.html

Meskipun harga sereh atau daun sereh tidak terlalu mahal, namun karena kemudahan dan murahnya biaya penanaman, budidaya sereh bisa menghasilkan banyak keuntungan.

Harga sereh di pasaran tidaklah stabil. Kadangkala murah dan kadangkala mahal. Namun untuk harga daun yang akan dijadikan minyak saat ini relatif stabil mulai dari 1000-2000 rupiah per kg.

Jika kita menanam sereh dalam jumlah sedikit, tentu sedikit pula hasil yang bisa kita rasakan. Namun jika kita memiliki lahan luas, satu hektar misalnya, kita akan mendapatkan hasil yang menggiurkan.

Satu hektar lahan bisa berisi 10 ribu rumpun sereh dan menghasilkan setidaknya 10 ton daun sereh. Jika setiap kg daun dihargai 1000 rupiah saja, maka dalam lima bulan pertama dan selanjutnya tiga bulan sekali kita akan mendapatkan uang sebesar 10 juta rupiah.

Belum lagi kalau kita memanen batang sereh. Satu hektar lahan bisa kita ambil setidaknya 50-70 ton setiap 17 bulan sekali. Jika satu kg batang sereh dipasaran berkisar mulai dari 10 ribu rupiah, berapa pendapatan kita bro? katakanlah kita dapat 50 ton dengan harga sereh 10 ribu per kg, maka kita akan mendapatkan 500.000.000 rupiah.

Bukankah angka tersebut sangat fantastis? Sementara itu, pernah ada wacana bahwa harga serai bisa mencapai 70 ribu rupiah per kilo (di Sulawesi). Betapa menggiurkan usaha ini bukan? Lantas berapa modal awal kita untuk menanam sereh?

Jika kita tidak memiliki lahan, artinya kita harus menyewa lahan dan ini tentunya bisa dihitung sebagai biaya produksi.

Sementara harga bibit sereh, khususnya anakan sereh bisa mencapai 10000 rupiah per kilo. Satu kg bibit ini berisi sekitar 25-30 batang serai muda (jumlah ini relatif, tergantung dari besarnya benih yang kita dapatkan).

Untuk satu hektar lahan, kita membutuhkan sekitar 20 ribu batang sereh atau sekitar 800 kg benih. Untuk satu hektar lahan, kita bisa menggunakan sekitar 10-15 ton pupuk kandang.

Baiklah, saatnya kita buat rincian anggaran biaya produksi untuk satu rangkaian penanaman hingga panen akhir:

  • Sewa lahan (10 tahun): 15.000.000
  • Bibit: 8.000.000
  • Pupuk: 5.000.000
  • Pengairan: 2.000.000
  • Peralatan: 3.000.000
  • Tenaga : 15.000.000
  • Lain-lain: 5.000.000+
      Total: 53.000.000

Jika kita memulai dari awal untuk usaha budidaya sereh, maka kita membutuhkan modal yang lumayan banyak, yakni sekitar 53 juta rupiah.

Namun untuk selanjutnya hingga masa kontrak tanah habis, modal yang perlu kita keluarkan hanya berkisar 20an juta rupiah untuk penanaman baru karena asumsinya kita telah memiliki bibit, masa kontrak masih panjang, alat dan keperluan lain telah terpenuhi di awal sehingga kita hanya membutuhkan pengeluaran untuk pupuk, biaya tenaga kerja, air, dan keperluan lain-lain saja.

Sementara dalam 17 bulan, total penghasilan kita berkisar 550.000.000 rupiah. Jadi hitungannya bersih kita mendapatkan 450 juta lebih .

CARA BUDIDAYA TANAMAN SERAI DAN ANALISA PROSPEK USAHANYA



CARA BUDIDAYA TANAMAN SERAI DAN ANALISA PROSPEK USAHANYA
Tanaman sereh atau serai merupakan sejenis tanaman yang berdaun mirip rumput gajah dengan daun yang lebih ramping tentunya.

Sekilas tanaman ini seperti gundukan rumput lebat atau alang-alang yang tidak berguna, tapi jangan salah, tanaman serai merupakan tanaman herbal yang banyak sekali manfaatnnya.

Tanaman sereh hidup bergerobol atau berumpun meskipun tanaman ini tidak memiliki umbi.
Satu tanaman sereh ini nantinya akan beranak pinak dengan menghasilkan tunas-tunas baru melalui akarnya yang menyebar dari dalam keluar ke permukaan tanah.

SEKILAS TENTANG TANAMAN SERAI




Tanaman serai masih termasuk dalam keluarga rumput-rumputan. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis seperti di negara-negara benua Asia, Afrika, Amerika dan beberapa wilayah di Australia. Nama beken dari tanaman ini adalah lemon grass dan memiliki nama latin cymbopogon schoenanthus atau cymbopogon citroli untuk sereh wangi.

Di pasar, biasanya kita dapat dengan mudah menemukan sereh. Biasanya sereh ini dijual per batang; kita akan sedikit sulit membedakan batang sereh atau daun sereh karena batang sereh ini merupakan bonggol tanaman yang tampak menyatu dengan daun.

Gampangnya, struktur tanaman atas sereh ini bisa disetarakan dengan daun bawang yang berboggol putih dan diteruskan batang hijau lalu batang tersebut memencar menjadi daun. Demikian halnya sereh, batang atau bonggol tanaman ini terdiri dari serat-serat padat berair yang memiliki kandungan sama dengan daunnya.

Tanaman sereh selain bentuknya yang demikian, memiliki ciri-ciri yang khas, yakni aromanya yang wangi seperti aroma jahe.

Sereh bisa digunakan sebagai bahan minuman atau bahan masakan karena aromanya yang khas tersebut dan sekali lagi fungsi ini boleh dibilang mirip jahe; bisa dijadikan bahan masakan atau minuman.

Sereh seringkali digunakan untuk memasak daging dan ikan, tentu selain untuk menghilangkan amis, tanaman ini memberikan nuansa rasa tertentu yang menenangkan.

DAUN TANAMAN SERAI




Sereh merupakan tanaman daerah tropis dan merupakan salah satu tanaman yang sangat mudah tumbuh. Tanaman ini bahkan bisa hidup di daerah pegunungan dengan ketinggian hingga 1800 m.dpl. meskipun tanaman sereh ini hidup dengan baik di dataran rendah dengan ketinggian tanah sekitar 250 m.dpl. Bahkan, di daerah yang sangat miskin unsur harapun, tanaman sereh masih bisa hidup dengan baik.

Mula-mula, sereh ini merupakan tanaman liar yang tumbuh di mana saja sebagaimana rumput-rumput lainnya. Karena masih sekeluarga dengan rumput, sebagaimana rumput lainnya, sereh tidak mudah mati.

Akan tetapi sereh memiliki kualitas yang berbeda-beda lho bergantung pada kesuburan tanah tempat sereh tersebut tumbuh. Sereh dikatakan berkualitas jika menghasilkan banyak minyak ketika diolah.

Ketika sereh telah diketahui memiliki manfaat obat, tanaman tersebut pada akhirnya dikategorikan sebagai tanaman herbal dan mulai di budidayakan. Selain dapat diolah sebagai masakan atau minuman, sereh juga diambil minyaknya yang dikenal dengan nama minyak citronella.

Di Indonesia, sereh dibudidayakan dibeberapa wilayah khususnya di Aceh, Lampung, dan Jawa khususnya Jawa Barat dan jawa Timur. Oleh sebab itulah, pulau jawa menjadi salah satu pemasok minyak sereh dunia dan minyak sereh dari Jawa ini dikenal dengan julukan citronella oil of Java.




Bagian terpenting dari tanaman sereh yang diolah untuk dijadikan minyak adalah daun sereh. Minyak sereh atau citronella ini merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang fungsi uniknya adalah untuk mengusir nyamuk.

Itu sebabnya tanaman sereh ini disebut juga sebagai tanaman pengusir nyamuk karena aroma dari tanaman ini membuat para nyamuk enggan mendekat.

Ciri-ciri dari daun sereh ini sangat mirip bentuknya dengan ilalang atau rerumputan liar yang tumbuh di pinggiran sungai atau sawah. Sepintas, jika dilihat dari bentuknya, daun sereh ini mirip dengan daun rumput gajah yang masih muda.

Dalam pertanian sereh, kelak yang akan sering dipanen adalah daunnya sebelum pada akhirnya nanti batang sereh juga akan dipanen dan dijual dipasar untuk bumbu dapur.

KEMBANG TANAMAN SERAI


Yang spesial dari tanaman sereh ini adalah bunganya. Bunga sereh ini berbentuk mirip gandum atau padi namun tidak berisi. Meskipun bunga ini juga bisa ditanam atau ijadikan bibitBunga sereh ini menjadi spesial karena bisa dibilang sebagai barang langka.

Tidak semua tanaman sereh bisa berbunga, khususnya sereh liar. Kembang sereh ini oleh banyak kalangan dinilai memiliki banyak manfaat, baik manfaat yang bisa dinalar ataupun manfaat yang melampaui nalar normal.

Manfaat logis dari bunga sereh ini adalah untuk obat, yakni dengan cara memasak ataupun membuat minuman dengan merebus bunga ini. Sementara manfaat spektakuler dari kembang sereh adalah untuk keperluan mistis.

Kembang sereh dipercaya memiliki kekuatan gaib yang bisa disetarakan dengan batu akik, benda-benda pusaka, atau jimat. Oleh sebab itulah kembang serai disebut juga sebagai mustika kembang sereh.

Hal ini karena kembang sereh merupakan kembang yang langka dan sebagian orang yang percaya dengan dunia gaib menganggap bahwa bunga sereh merupakan bunga yang tak semestinya ada.

Beberapa ahli supranatural meyakini bahwa mustika kembang sereh ini merupakan jimat alami penolak bala, penangkal ilmu hitam, dan pembawa keberuntungan. Cara penggunaannya cukup sederhana, kembang sereh ini disimpan dengan rapi layaknya menyimpan benda pusaka.

Atau ada juga yang mengambil beberapa bagian dari bunga tersebut untuk dibungkus dengan kertas menjadi bungkusan kecil yang bisa disimpan di domper atau di dalam tas dan hal ini diyakini bahwa mustika kembang sereh tersebut akan menjadi jimat penangkal bahaya atau pembawa rejeki.

Tidak sedikit orang yang mempercayai hal ini, oleh sebab itu kembang sereh ini merupakan salah satu benda yang paling diburu. Bahkan, ada kalanya orang rela menukarkan emas, berlian, mobil, atau harta kekayaan lainnya demi mendapatkan kembang sereh ini.

Hanya saja, kembang ini dipercaya pantang untuk diperjual belikan karena justru akan membawa sial bagi pembeli atau bahkan penjualnya. Maka dari itu, biasanya peminat akan menukarkan sesuatu yang berharga kepada pemilik.

SERAI WANGI

Tanaman sereh ada beberapa macam varietasnya dan diantaranya yang paling terkenal adalah sereh wangi, yakni sereh yang sedang kita bahas dan merupakan varietas unggulan untuk dbudidayakan. Sereh ini menjadi pilihan untuk dibudidayakan karena aromanya sekaligus kandungannya yang memiliki banyak manfaat.

Adapun beberapa jenis kandungan kimiawi yang terdapat dalam serai yakni sitrat dan sitronelol (ini merupakan kandungan yang paling utama), selanjutnya disusul oleh berbagai jenis kandungan bernama aneh seperti farnesol, geraniol, sitronelal, terpinol, mirsen, sabinen, kamfen, a-pinen, p-simen, limonene, cis-osimen, metilheptenon, dipenten, tripinil astet, sitronil asetat, beta-elemen, geranil asetat, beta-kariofilen, trans-metilsoeugenol, beta-bergamoten, beta kadinen, elemol, kariofilen oksida, geranil butirat, geranial, eugenol, lomonen, metileugenol dan eugenol. Nama yang sulit bukan, dan entah apa fungsi dari zat-zat tersebut (bisa kamu dalami di artikel lain).

Karena aroma dari sereh wangi ini memang wangi (berbeda wanginya dengan bunga melati, cengkeh, atau minyak kayu putih tentunya) maka minyak dari sulingan sereh wangi ini tak hanya mujarab dijadikan sebagai obat, namun juga sangat oke untuk bahan parfum atau pewangi lainnya.

MANFAAT BUDIDAYA TANAMAN SERAI 
MENGANALISA PELUANG USAHA BUDIDAYA TANAMAN SERAI

TIPS MENANAM DAN PERAWATAN TANAMAN TERONG UNGU



Terong ungu merupakan tanaman yang tumbuh di daerah dengan iklim tropis. Di Indonesia, terong ungu digemari untuk diolah untuk menjadi sayur, atau bahan makanan lainnya. Ternyata terong ungu juga bisa dibuat jadi obat – obatan.

Untuk memulai budidaya terong ungu, ada beberapa hal yang dapat kita lakukan, yaitu:

1. MEMILIH BIBIT TERUNG UNGU

Langkah pertama yang dapat kita lakukan untuk memulai budidaya terong ungu berbuah lebat adalah memilih bibit unggul.

Saat ini sudah banyak toko yang menjual bibit unggul terong ungu, baik berbentuk benih maupun biji.

Berikut beberapa ciri yang dapat kita lihat untuk mengetahui benih terong ungu berkualitas yang dapat ditemukan di toko bibit:

Jika ciri-ciri benih di atas sudah ada pada benih terong ungu yang kita pilih, maka kita siap untuk melangkah ke proses berikutnya, yakni penanaman.

2. MENYIAPKAN MEDIA TANAM UNTUK TERUNG UNGU


Jika ingin memiliki terong ungu berbuah lebat, kita harus menyiapkan media tanam yang baik karena media tanam sangat mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Media tanam yang salah akan menghambat tumbuhnya tanaman dengan baik. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menyiapkan media tanam bagi benih terong ungu:
  • Siapkan polybag atau pot yang sudah diberi lubang secukupnya di bagian dasar. Sebaiknya kita menggunakan pot atau polybag berukuran besar agar nantinya penyemaian dapat dilakukan pada wadah yang sama. Hal ini akan sangat berguna bagi petani yang tidak memiliki lahan yang luas.
  • Masukkan tanah ke dalam polybag atau pot tersebut. Dalam hal ini, kita harus memastikan bahwa tanah yang digunakan adalah tanah gembur yang kaya akan zat organik.
  • Campurkan tanah dengan padi sekam hingga rata. Perbandingan antara tanah dan padi sekam harus 1:1.
3. MENYEMAI BENIH TERONG UNGU

Jika kita sudah memiliki bibit dan menyiapkan media tanam seperti yang telah dijelaskan di atas, langkah selanjutnya yang dapat dilakukan adalah melakukan penyemaian benih.

Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
  • Pertama-tema, kita harus merendam benih terong ungu ke dalam air hangat selama kurang lebih 15 menit.
  • Buatlah lubang-lubang tipis dengan jarak minimal 1 cm di atas campuran tanah dan padi sekam dalam polybag yang tadi telah disiapkan.
  • Masukkan benih-benih terong pada lubang-lubang tersebut.
  • Tutup benih dengan sisa campuran tanah dan padi sekam.
  • Tepuk-tepuk tanah secara perlahan untuk memadatkannya.
  • Siram dengan air secukupnya. Penyiraman ini harus rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari. Ingat pula untuk meletakkan polybag di tempat yang mendapat sinar matahari cukup.
4. PEMINDAHAN TANAMAN KE MEDIA TANAM



Setelah masa semai, biasanya terong ungu membutuhkan waktu kurang lebih satu bulan agar ia mengalami pertumbuhan kecambah.

Jika daun yang muncul sudah ada 4 helai, maka langkah selanjutnya adalah memindahkan bibit terong ke media tanam yang lebih besar.

Jika tadi beberapa benih diletakkan dalam satu polybag/pot, dalam langkah ini, setiap polybag/pot hanya dapat diisi dengan satu bibit. Berikut langkah-langkahnya yang lebih rinci:
  • Siapkan polybag/pot sesuai jumlah bibit.
  • Campurkan media tanah dengan pupuk kandang dan padi sekam, lalu masukkan ke dalam polybag/pot yang tersedia.
  • Buat lubang di tengahnya dengan kedalaman kurang lebih 5 cm, lalu tanam bibit terong ungu di lubang tersebut.
  • Tepuk-tepuk tanah secara perlahan untuk membuatnya padat.
  • Siram dengan air secukupnya.
PERAWATAN TERONG UNGU

Setelah melakukan penanaman dan pemindahan bibit, hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan adalah perawatan.

Ada beberapa tips yang dapat dilakukan, yaitu:
  • Menyiram tanaman secara teratur, yakni tiap pagi dan sore.
  • Melakukan pemupukan. Dalam hal ini, sebaiknya kita menggunakan pupuk organik agar hasilnya lebih maksimal.
  • Melakukan pengamatan tanaman, mulai dari batang, daun, hingga buah. Jika ada bagian yang terserah penyakit, segera buang.
  • Mencabut gulma yang tumbuh di sekitar tanaman.
  • Menancapkan bambu di dekat tanaman, lalu mengikatnya. Bambu berfungsi sebagai penyangga batang terong

PANDUAN MEMBUAT BEDENGAN CABAI AGAR HASIL MEMUASKAN

https://tipspetani.blogspot.com/2019/01/panduan-membuat-bedengan-cabai-agar.html

Tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan yang namanya cabe, cabe adalah jenis sayuran atau bahan bumbu yang sangat pokok untuk masakan terutama bagi Anda yang mencintai kuliner masakan pedas. Ada berbagai macam jenis tanaman cabe yaitu mulai dari cabe rawit, cabe keriting, cabe setan dan juga masih banyak jenis cabe yang lainnya. Untuk bagi para penggemar masakan pedas cabe adalah bahan pokok yang harus ada, jika masak tidak menggunakan cabe maka rasanya akan hambar, tidak enak dan eneg.


Cabe mempunyai banyak akan manfaat yaitu rasa pedas yang terdapat pada cabe dapat mengobati sariawan. Untuk itu siapa sih yang tidak mengenal cabe, maka dari itu saya akan membahas tentang bagaimana cara membuat bedengan tanaman cabe.

Panduan Cara Membuat Bedengan Tanaman Cabe Yang Baik

Untuk cara membuat bedengan tanaman cabe yang baik dan juga gembur maka lakukanlah tahapan ini. Berikut ini beberapa tahap-tahapan yang anda harus lakukan agar dapat membuat lahan bedengan cabe yang gembur yaitu :


  • Lakukan penggemburan pada tanah yaitu dengan cara mentraktor atau cara manual yaitu dengan cara mencangkul, lakukan penggemburan dengan kedalaman minimal 25 cm. Kedalaman tersebut bertujuan agar tanah menjadi gembur hingga kedalam tanah dan juga tanah bagus untuk bertumbuh tanaman karena akar tanaman didalam tanah dapat bergerak dengan leluasa.
  • Bentuk gundukan tanah dengan ketinggian sekitar 10 cm dan lebar sekitar 80 cm bisa disesuaikan dengan ukuran mulsa yang akan dipakai, ukuran mulsa yang terdapat pada toko-toko pertanian yaitu biasanya dengan lebar sekitar 80 cm hingga 100 cm. Begitupun juga panjangnya juga disesuaikan oleh lahan yang akan dijadikan untuk media bertanam. Berilah jarak antara bedeng yang satu dengan bedeng yang lainnya yaitu sekitar 50 cm. Penentuan jarak tersebut bertujuan agar jarak antara bedeng tetap rapi dan tidak terlalu dekat sehingga jarak tersebut bisa dijadikan tempat untuk berjalan nantinya.


  • Setelah semua langkah pembentukan sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu pemberian mil atau kapur khusus untuk tanah, pemberian kapur tersebut bertujuan untuk membuat tanah menjadi semakin gembur dan mengurangi kandungan air yang terdapat didalam tanah agar tingkat kelembaban didalam tanah tidak berlebihan. Pemberian kapur tanah tersebut yaitu dengan cara ditaburkan tipis-tipis kesemua permukaan tanah secara merata.
  • Langkah selanjutnya yang harus diperhatikan yaitu pemberian pupuk kandang sebagai dasar pada media lahan tanaman pada bedeng, pupuk kandang ditaburkan atau dijereng diatas lahan bedeng yang sudah terbentuk yaitu yang tadi pada awalnya sudah ditaburi kapur tanah, pemberian pupuk kandang yaitu dengan ketebalan sekitar 5 cm dan juga panjang atau lebar sesuai dengan lahan yang sudah dibentuk tentunya.
  • Kemudian diatas pupuk kandang bisa juga ditambahkan pupuk UREA secara tipis-tipis, pemberian pupuk UREA tersebut bertujuan sebagai pendukung manfaat dari pupuk kandang tersebut agar lahan didalam tanah bedengan tetap selalu subur sehingga tanaman dapat bertumbuh dengan baik.
  • Setelah pemberian pupuk UREA sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu pemberian pupuk KCL diatas pupuk yang sudah ditaburkan, pemberian pupuk KCL tersebut yaitu dengan cara ditaburkan diatas pupuk kandang dengan merata. Pemberian pupuk KCL bertujuan tidak lain dan tidak bukan yaitu untuk membunuh hama yang terdapat pada pupuk dan juga membunuh hama yang terdapat didalam lahan bedengan pada nantinya, untuk itu pemberian pupuk KCL merupakan wajib karena sangat penting untuk menghasilkan lahan bedengan yang sangag berkualitas bagi tanaman yang akan ditanam nantinya.
  • Langkah selanjutnya yang harus dilakukan dalam cara membuat bedengan tanaman cabe adalah penutupan kembali bedeng yang tadi sudah diberikan beberapa macam pupuk, penutupan tersebut yaitu menggunakan tanah biasa dengan ketebalan sekitar 5 cm. Hal ini bertujuan agar tanah menjadi awal media bertanam bibit cabe pada nantinya, karena jika bibit tanaman bersentuhan secara langsung dengan pupuk maka justru bibit tanaman akan mati karena panasnya yang terdapat dalam kandungan pupuk.
  • Setelah semuanya selesai maka diamkanlah lahan bedeng tersebut terlebih dahulu yaitu dalam waktu sekitar 3 hari dan alangkah baiknya jika sebelum dilakukan penutupan yaitu tanah bedengan dipastikan basah terlebih dahulu agar pada saat bedeng mulai ditutup plastik mulsa maka tanah didalam bedeng selalu dalam keadaan lembab.
  • Setelah hal itu dilakukan maka langkah selanjutnya yaitu penutupan menggunaka plastik mulsa, cara menggunakan plastik mulsa tersebut yaitu tarik plastik mulsa dengan 2 orang yaitu orang yang satu diujung dan yang satuny pun juga sama, tarik plastik mulsa sesuai ukuran bedengan dan pasang diatas bedengan, kancing plastik mulsa tersebut menggunakan bambu yang dipotong berukuran sekitar 20 dan tancapkan kedalam tanah.
https://tipspetani.blogspot.com/2019/01/panduan-membuat-bedengan-cabai-agar.html
  • Setelah pemasangan plastik mulsa sudah selesai maka langkah selanjutnya yaitu dilakukan pelubangan, jarak untuk pelubangan pada tanaman cabe sebaiknya 20 cm dari lubang yang satu pada lubang yang lainnya dan juga khusus untuk tanaman cabe yaitu buatlah lubang disisi kanan dan juga sisi kiri pada lahan bedengan, maka lahan bedengan siap untuk ditanam.
https://tipspetani.blogspot.com/2019/01/panduan-membuat-bedengan-cabai-agar.html

CARA PERAWATAN MASALAH DAUN MENGUNING PADA TANAMAN


Salah satu ciri kesehatan tanaman bisa dilihat dari warna daunnya. Warna daun yang hijau segar menandakan tanaman sehat, sebaliknya warna daun yang menguning menandakan ada masalah dengan kesehatan tanaman tersebut. Warna daun yang menguning biasa terjadi pada tanaman yang tidak sehat. Ini adalah mekanisme alami tanaman untuk mempertahankan diri dan tetap survive, merontokkan daun untuk menghemat nutrisi makanan. Sebagi kebuner kita harus peka terhadap hal-hal yang demikian.


Jika tanaman kebun adan mengalami gejala daun menguning kemudian bahkan rontok, anda sudah perlu waspada dan berjaga-jaga.Something wrong with them. Ada beberapa penyebab daun menguning pada tanaman. Penanganan masalah daun menguning pada tanaman juga tergantung pada sebab apa daun menjadi kuning.

Beberapa Sebab Daun Tanaman Menguning

1. Tanaman Menguning Karena Kurang Air
Air sangat diperlukan oleh tanaman untuk tumbuh dan berkembang, tentu saja jika kurang air tanaman akan mencoba menggugurkan daunnya agar proses transpirasi tidak terganggu. Untuk mengatasi tanaman menguning karena hal ini cukup mudah, anda harus rajin menyirami tanaman.

2. Daun Menguning Karena Kelebihan Air
Kelebihan air akan mengakibatkan kebusukan pada akar, sehingga proses penyerapan nutrisi makanan dari tanah akan terganggu. Kelebihan air ini akan menyebabkan daun tanaman menjadi kuning. Solusinya adalah jangan terlalu banyak menyiram, atau bisa mengganti media tanam dengan media yang tidak menahan air tetapi bisa menjaga kelembaban.
3. Kekurangan Sinar Matahari
Tanda tanaman kekurangan cahaya itu daun terlihat pucat dan lemah. Bentuk tanaman kurang proporsional dengan batang lebih panjang dibanding batang normal umumnya (etiolasi). Kekurangan sinar matahari juga dapat menyebabkan daun tanaman menjadi kuning. Untuk mengatasi hal ini, cukup memindahkan tanaman ke tempat yang lebih yang lebih banyak sinar matahari.

4. Kekurangan Nutrisi Menyebabkan Daun Menguning
Nutrisi untuk tanaman berasal dar unsur hara dalam tanah. Kekurangan unsur hara ini akan membuat daun tanaman menjadi kuning. Beberapa unsur hara yang membuat daun menjadi kuning adalah sebagai berikut:

Kekurangan Kalium
Bagian ujung daun dan tepi daun berubah menjadi kuning. Untuk mengatasinya bisa dengan menambahkan pupuk Kalium (KNO3) atau dengan kompos yang berbahan baku sayur atau buah-buahan.

Kekurangan Nitrogen
Bagian tepi daun, ujung dan bagian tulang daun menjadi kuning, sedangkan bagian lainnya tetap hijau. Untuk mengatasinya bisa menggunakan pupuk nitrogen (UREA, ZA) atau dengan pupuk organik

Kekurangan Calsium
Daun berubah bentuk menjadi abnormal.

Kekurangan Zinc
Daun menunjukan tanda perubahan warna lebih cerah diantara tulang daun.

Kekurangan Zat Besi
Daun menjadi kuning, ukuran kecil namun tulang daun hijau.

Kekurangan Magnesium
Tanda kekurangan magnesium terlihat garis putih di sepanjang tulang daun.

5. Daun Tanaman Menguning karena Hama dan Penyakit
Tanda serangan hama bisa dilihat pada sekitar daun terdapat hama yang berkumpul, seperti kutu daun, thrips, tungau. Hama tersebut merupakan vektor virus kuning yang biasanya menyerang tanaman cabai, tomat, terong, kacang panjang. Gejala kuning pada daun berupa bercak kuning dan terkadang ditandai perubahan bentuk daun. Cara mengatasi serangan hama bisa dengan penyemprotan insektisida yang tepat.
MENCOBA MENANAM TOMAT DENGAN SISTEM HIDROPONIK SEDERHANA

MENCOBA MENANAM TOMAT DENGAN SISTEM HIDROPONIK SEDERHANA


Gambar Tanaman Tomat Hidroponik Sistem Wick Umur 16 HST

Hidroponik – Tomat Hidroponik? Iya tomat yang ditanam atau dibudidayakan tanpa menggunakan media tanah. Media tanam non tanah pada sistem hidroponik bermacam-macam, beberapa diantaranya yaitu perlite, hidroton, akar pakis, rockwool, atau media tanam yang paling murah yakni arang sekam. Ya, lagi-lagi arang sekam, lagi-lagi hidroponik sistem sumbu (Wick System), Kenapa? Murah aja sih alasannya…hehe.. Sampai saat ini saya masih “bermain” kain flanel dan sekam bakar untuk berhidroponik. Kelebihan hidroponik sistem sumbu menurut saya ya itu tadi, murah dan mudah. Nggak perlu peralatan macam-macam, cukup dengan ember, sumbu (kain flanel) dan cup plastik. Satu lagi, hidroponik sistem wick nggak perlu listrik, timer dan pompa air, mengingat di tempat saya listriknya masih kembang kempis, suka sesak nafas mati lampu bisa 5 kali dalam sehari, Luar Biasa !!!! Makanya sistem wick paling cocok disini
Tumbuhan yang berasal dari keluarga Solanaceae ini bukan tanaman buah tapi digolongkan sebagai sayuran meskipun memiliki buah. Menurut wikipedia Tomat (Solanum lycopersicum syn. Lycopersicum esculentum) adalah tumbuhan asli Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Di Indonesia buah tomat mudah ditemukan di pasar tradisional maupun super market. Tomat biasanya dikonsumsi sebagai pelengkap masakan, jus, bahan pembuatan saus dan lain sebagainya. Intinya masyarakat Indonesia banyak yang mengkonsumsi tomat. Mengingat kandungan vitamin dan gizi pada buah tomat sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tidak ada salahnya jika kita menanamnya sendiri supaya kita bisa mengkonsumsi tomat segar setiap hari. Ah,,tidak ada waktu, sibuk lagian juga tempatnya nggak ada… hehe begitu ya kira-kira. Tak jadi masalah meskipun kita sibuk atau tidak memiliki tempat untuk bercocok tanam. Berkebun hidroponik solusinya, sistem hidroponik tidak mengharuskan kita menyiram atau memupuk tanaman setiap saat. Hidroponik itu mudah, semuanya serba otomatis…tanaman bisa menyerap air dan nutrisi sendiri. 

Berikut ini tahapan dan langkah-langkah menanam TOMAT HIDROPONIK sistem sumbu ;

B. Tahapan dan Langkah-langkah Menanam HIDROPONIK TOMAT Sistem Sumbu
1. Persiapan Alat dan Bahan
Alat dan bahan yang dimaksud yaitu tandon, pot, nutrisi, sumbu dan media tanam. Alat dan bahannya boleh
apa saja, yang pasti benihnya harus benih tomat dan nutrisinya harus AB Mix. Disini saya pakai nutrisi AB Mix umum untuk buah, kata orang sih bagusnya pakai nutrisi khusus tomat tapi saya belum pernah mencobanya. Tandon saya pakai ember ukuran 5 liter, netpotnya saya pakai cup plastik (cup yang biasanya dipakai oleh tukang cendol atau tukang jus). Media tanam masih setia dengan arang sekam dan sumbunya kain flanel.

2. Persiapan Benih Tomat Hidroponik

Ingat !! Harus benih tomat, bukan benih jagung ya….supaya sesuai dengan judulnya. Untuk benih anda bisa menggunakan benih tomat yang dijual di toko. Agar tanaman tomat bisa tumbuh dan berbuah secara maksimal gunakan benih yang sesuai (cocok) dengan tempat dimana anda berada, dataran rendah, menengah atau dataran tinggi. Kalau saya kan hanya coba-coba, makanya saya ambil saja tomat punya emak di dapur. Belah buah tomat kemudian ambil bijinya, lalu dijemur kemudian disemai. Atau bisa juga langsung disemai…

3. Penyemaian Benih Bibit Tomat Hidroponik
Bibit tomat hidroponik siap tanam (umur 25 HSS)

Nah, jika benih dan media semai sudah ada, silahkan benih disemai. Benih saya semai menggunakan polybag kecil dan media semainya arang sekam. Singkat cerita, 20 atau 25 hari kemudian bibit tomat sudah dapat dipindah tanam.

4. Cara Menanam Bibit TOMAT HIDROPONIK
Pindah tanam bibit tomat

Jika bibit sudah cukup umur (maksimal 25 hari setelah semai), selanjutnya bibit dipindah tanam dari persemaian ke dalam cup atau net pot. Lepaskan polybag semai dengan hati-hati, jangan sampai media semai pecah/rusak supaya bibit tidak stres setelah dipindah tanam. Kemudian media tanam disiram larutan nutrisi sampai basah atau langsung ditempatkan pada tandon yang sudah diisi nutrisi.

C. Dosis Nutrisi (Pupuk) Tomat Hidroponik Sistem Wick

Tomat hidroponik umur 0 hari setelah tanam (baru dipindah tanam)

1. Dosis Pupuk (Nutrisi) TOMAT HIDROPONIK Awal Tanam 0 – 7 hari setelah tanam(Minggu I) : Diawal tanam dosis nutrisi untuk tomat hidroponik adalah 500 ppm (2,5 ml nutrisis A + 2,5 ml nutrisi B).

Tomat hidroponik umur 8 hari setelah tanam

2. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 8 – 14 hari setelah tanam (Minggu II) : Memasuki minggu ke-2 dosis nutrisi dinaikkan menjadi 600 ppm (3 ml nutrisi A + 3 ml nutrisi B).
Tomat hidroponik umur 16 hari setelah tanam

3. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 15 – 21 hari setelah tanam (Minggu III) : Awal minggu ke-3 yaitu ketika tanaman tomat berumur 15 – 21 hari nutrisi dinaikkan menjadi 800 ppm (4 ml nutrisi A + 4 ml nutrisi B).

4. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 22 – 28 hari setelah tanam (Minggu IV) : Umur 22 sampai 28 hari setelah tanam dosis nutrisi tomat hidroponik dinaikkan menjadi 1000 ppm (5 ml nutrisi A + 5 ml nutrisi B).
Tomat hidroponik umur 25 hari setelah tanam (mulai muncul bunga)

5. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 29 – 35 hari setelah tanam (Minggu V) : Umur 29 sampai 35 hari dosis nutrisi dinaikkan menjadi 1200 ppm
Tomat hidroponik umur 31 hari setelah tanam

6. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 36 – 42 hari setelah tanam (Minggu VI) : Memasuki minggu ke-6 dosis nutrisi tomat hidroponik dinaikkan menjadi 1500 ppm

7. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 43 – 49 hari setelah tanam (Minggu VII) : Umur 43 sampai 49 hari setelah tanam dosis nutrisi dinaikkan menjadi 1750 ppm

8. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 50 – 57 hari setelah tanam (Minggu VIII) : Umur 50 sampai 57 hari setelah tanam dosis nutrisi dinaikkan menjadi 2000 ppm

Tomat hidroponik umur 51 hari setelah tanam

9. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 58 – 64 hari setelah tanam (Minggu IX) : 2200 ppm

10. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 65 – 71 hari setelah tanam (Minggu X) : 2300 ppm

11. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 72 – 79 hari setelah tanam (Minggu XI) : 2500 ppm

12. Dosis Nutrisi Tomat Hidroponik Umur 80 hari setelah tanam (Minggu XII) : Umur 80 hari setelah tanam sampai panen dosis nutrisi tomat hidroponik adalah 2800 ppm.

D. Tips Cara Pemeliharaan Tomat Hidroponik Sistem Wick

  1. Cek pH larutan nutrisi, pH ideal untuk tanaman tomat adalah 5,5 – 6,5. Tambahkan pH Up jika pH dibawah range tersebut, dan tambahkan pH Down jika pH larutan nutrisi lebih dari 7.
  2. Cek secara rutin ketersediaan larutan nutrisi didalam tandon, tambahkan larutan nutrisi jika isi tandon berkurang.
  3. Ketika tanaman tomat memasuki masa pertumbuhan generatif (mulai berbunga), tanaman tomat sangat rakus sehingga nutrisi cepat habis, terlebih lagi jika cuaca panas. Pada masa ini pengecekan harus lebih sering dilakukan untuk menghindari tanaman mati kekeringan.
  4. Semprotkan pupuk mikro setiap 7-10 hari sekali untuk membantu mengoptimalkan pertumbuhan tanaman.
  5. Usahakan tandon terhindar dari teriknya matahari agar suhu larutan nutrisi tetap stabil.
  6. Sermprotkan insektisida seperlunya sesuai dosis yang dianjurkan

TIPS PANDUAN MENANAM SALAK


TIPS PANDUAN MENANAM SALAK


1. Syarat Tumbuh

Tanaman salak merupakan tanaman asli hutan Indonesia, tanaman salak ini dapat ditemukan di daerah dataran rendah dengan ketinggian sekitar 50 meter hingga 800 meter diatas permukaan laut. Tanaman salak baik ditanam pada lahan yang memiliki derajat keasaman atau pH tanah sekitar 4-7,5, memiliki curah hujan sekitar 200-400 mm/bulan, memiliki kelembaban sekitar 80%-90%, serta memiliki suhu sekitar 20°C-30°C.

2. Pembibitan 

Pembibitan salak dapat dilakukan dengan cara generatif melalui biji dan dengan cara vegetatif melalui pencangkokan.

a. Pembibitan melalui Biji

Biji yang berasal dari tanaman unggul dan buah yang telah tua.kemudian biji tersebut disemai pada bedengan, ember atau kantong plastik lalu diletakkan pada tempat yang teduh. Lakukan penyiraman secara rutin agar kelambapan media semai terjaga.
Setelah berumur sekitar 1 bulan biji mulai mengeluarkan akar dan akan bertunas. Setelah berumur 3-4 bulan bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

b. Pembibitan melalui Cangkok

Bibit cangkok diperoleh dari tanaman yang unggul, pernah berbuah setidaknya 2 kali, sehat dan memiliki anakan yang cukup untuk dicangkok. berikut adalah cara mencangkok :
  1. Rumpun salak dibersihkan dari dedaunan kering dan juga sisa tangkai buah.
  2. Pilihlah beberapa anakan yang akan dijadikan bibit.
  3. Kemudian pisahkan anakan dari indukan dengan memotongnya menggunakan pisau, namun jangan sampai benar terpisah dengan indukannya.
  4. Siapkan media tanam berupa campuran tanah dengan humus atau pupuk kandang halus.
  5. Siapkan botol bekas air mineral atau infus, lalu tempelkan ke pangkal calon anakan dan isi dengan media tanam yang telah disiapkan.
  6. Jaga selalu kelembapan media tanam dengan melakukan penyiraman setiap hari. Biasanya setelah satu bulan akar mulai tumbuh.
  7. Setelah 2 bulan penyapihan, pisahkan anakan tersebut dari tanaman induk.
  8. Kemudian lepaskan mwdia tanam dan pindahkan bibit cangkok ke polybag tanam atau keranjang.
  9. Untuk mengurangi penguapan dan stres tanaman maka lakukan pengurangan daun pada bibit.
  10. Letakkan bibit tersebut pada tempat yang teduh. Setelah berumur sekitar 1 bulan, bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.
3. Persiapan Lahan Tanam

Lahan yang akan digunakan untuk budidaya salak, ditanami tanaman perlindung untuk mengurangi intensitas cahaya matahari karena pada habitat aslinya, salak tumbuh dibawah naungan pohon dihutan. Tanaman pelindung tersebut biasanya turi, lamtoro, albasia atau yang lainnya. Tanaman pelindung tersebut ditanam dengan jarak sekitar 10 m x 10 m atau 12 m x 12m.
Setelah itu lakukan pembersihan lahan tanam dari gulma atau tanaman pengganggu lainnya. Selanjutnya butlah lubang tanam dengan ukuran sekitar 50 cm x 50 cm x 50 cm dan diberi jarak sekitar 2 m x 2 m. Tanah galian lubang tanam antara bagian bawah dan atas dipisahkan .




4. Penanaman Bibit Salak

Sebelum melakukan penanaman, lakukan pemupukan dasar dengan menggunkan pupuk kandang dan pupuk NPK yang dicampur dengan tanah galian atas, untuk menghindari serangan hama tanah maka campurkan pula dengan furadan 3g. Semua itu sesuai dengan dosis tang telah ditentukan.
Jika tanah pada lahan tanam terlalu masam, lakukan pengapuran dengan menggunakan kapur pertanian.

Jika semuanyan telah siap, lakukan penanaman segera. Polybag atau keranjang tanam bibit dilepaskan. kemudian masukkan bibit ke lubang tanam dan timbun kembali. Setelah itu pasang ajir dari bambu agar tanaman salak tidak mudah roboh terkena angin atau air. Lakukan penyiraman setelah itu.

5. Perawatan Tanaman Salak

  • Penyulaman
    • Segera lakukan penyulaman pada tanaman yang tumbuh tidak optimal atau mati dengan bibit yang baru agar tanaman dapat tumbuh serempak.
  • Penyiangan
    • Lakukan penyiangan pada gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang ada disekitar tanaman salak secara rutin agar unsur hara yang dibutuhkan tanaman salak tidak berebut dengan gulma tersebut.
  • Pemupukan
    • Lakukan pemupukan secara rutin 2 kali dalam setahun atau setiap selesai panen dengan menggunakan pupuk kandang dan pupuk kompos. namun untuk hasil buah yang lebih maksimal bisa gunakan pupuk kimia berupa pupuk NPK atau campuran pupuk Urea, TSP dan KCl.
  • Sistem Pengairan dan Pembubunan
    • Sistem pengairan tanaman salak dibuat dengan cara membuat galian tanah diantara tanaman salak.
    • Setelah berumur 4 bulan setelah tanam lakukan pembubunan agar penopang batang semakin meninggi dan tidak roboh. Biasanya pembubunan ini dilakukan bersama dengan pemupukan.
  • Pemangkasan
    • Lakukan pemangkasan pada daun yang kering dan sudah tua, agar daun yang baru terangsang untuk tumbuh dan juga mempernbbaiki pertumbuhan manggar calon buah. Pemangkasan tersebut dapat menggunakan pisau atau yang lainnya. Selain itu, lakukan pemangkasan padaanakan yang tumbuh terlalu banyak pada batang utama.
  • Penyerbukan Bunga
    • Tanaman salak dapat melakukan penyerbukan dengan bantuan angin atau serangga, namun hasilnya tidak optimal. Nah, maka diperlukan penyerbukan buatan, penyerbukan tersebut dilakukan saat bunga telah mekar. Bunga jantan dari tanaman jantan dipotong kewmudian dipukulkan perlahan diatas bunga betina atau bisa juga dengan memotong bunga jantang diatas bunga betina. Setelah bunga berina diserbuki tutup dengan daun agar serbuk sari tidak tertiup angin.
  • Penjarangan Buah
    • Sejak 6-8 minggu bunga mekar. Lakukan penjarangan buah, buah yang tumbuh tidak ideal atau cacat dibuang dan apabila buah terlalu berhimpitan maka kurangi pula agar nutrisi yang disalurkan lebih lancar dan buah dapat tumbuh dengan sempurna.
  • Pembungkusan Buah
    • Setelah penjarangan, buah dibungkus dengan menggunakan kain atau keranjang bambu. Pembungkusan ini bertujuan agar buah aman dari serangan hama.
6. Pemanenan Buah Salak
Tanaman salak yang berasal dari biji akan mulai berbuah setelah berumur 3-4 tahun setelah semai bahkan lebih. Tanaman yang berasal dari cangkok akan mulai berbuah setelah berumur 1,5 dan akan berbuah optimal setelah berumur 2,5 tahun. Buah salak akan matang setelah berumur 6 bulan setelah mekarnya bunga.

PANDUAN MEMBUAT PUPUK ORGANIK CAIR PADA TANAMAN

https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Pupuk organik cair selain dapat memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, juga membantu meningkatkan produksi tanaman, mengurangi penggunanann pupuk anorganik dan sebagai alternatif pengganti pupuk kandang.

Pupuk organik cair juga sebagai pelengkap jika anda menggunakan pupuk organik padat. Karena pupuk organik cair inilah yang akan melengkapi unsur mikro bagi pertumbuhan tanaman, terutama menjelang tanaman panen/berbuah. Dan sebagai catatan pupuk organik cair ini sebagai pelengkap saja, guna mengoptimalkan hasil ketika dikombinasikan dengan pupuk organik padat. 
Manfaat pupuk organik cair 

Sebelum dibahas lebih lanjut, berikut kegunaan dan mafaat pupuk organik cair (Nur Fitri, Erlina Ambarwati, dan Nasih Widya, 2007) : 

  • Dapat mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun dan pembentukan bintil akar pada tanaman leguminosae sehingga meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman dan penyerapan nitrogen dari udara 
  • Dapat meningkatkan vigor tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan, cekaman cuaca dan serangan patogen penyebab penyakit. 
  • Merangsang pertumbuhan cabang produksi. 
  • pembentukan bunga dan bakal buah, serta 
  • Mengurangi gugurnya daun, bunga dan bakal buah.
Pupuk organik cair sangat baik jika langsung disemprotkan pada batang, daun, bunga dan buah. Ini berbeda dengan pupuk organik padat yang ditaruh dalam tanah secara langsung. Pupuk organik cair juga sebagai alternatif dari mahalnya berbagai pupuk kimia. Tanaman sayuran yang menggunakan pupuk organik cair sangat sehat untuk dikonsumsi, berbeda dengan penggunaan pupuk kimia. 
Harga pupuk organik cair berkisar antara 15.000 sampai 40.000 per liternya. Tentunya biaya itu bisa kita hemat dengan cara membuat sendiri pupuk organik cair. Disini akan kita jabarkan dengan lengkap cara membuat pupuk organik cair dengan sederhana dan biaya murah serta kualitas lebih baik. 

Bahan dan alat yang dibutuhkan 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html
  • Limbah rumah tangga sebagai nitrogen semisal sayuran basi, sisa nasi, parutan kelapa, buah busuk dan segala macam limbah rumah tangga organik lainnya
  • Gedebog/batang pisang yang sudah berbuah daripada teronggok menjadi sampah, lebih baik digunakan untuk bahan membuat pupuk organik cair. 
  • Kotoran hewan ternak (kambing,sapi, ayam dll) 
  • Urine hewan, bekas air cucian beras, air cucian ikan, gula pasir/gula merah, tetesan tebu, dan tambahkan air secukupnya nantinya 
  • Sabut kelapa tanpa kulit, bubuk kayu gergajian 
  • Dekomposer (mikroba pengurai) atau starter SOT, EM4 dll
  • Sedangkan untuk alat yang dibutuhkan hanyalah ember, pisau potong, jerigen plastik dan kayu untuk mengaduk. Wadah yang berupa ember atau tong plastik diharuskan mempunyai tutup yang kuat. Dalam pembuatan pupuk organik cair alat yang digunakan usahakan terbuat dari plastik karena plastik tidak merubah serta mengurangi kualitas bahan yang sudah terfermentasi didalamnya. Dan perlu diingat jangan menggunakan bahan dari besi yang mudah berkarat, ini akan mengurangi kualitas pupuk organik cair yang kita buat nantinya. 

Pencucian bahan 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Sebelum memulai langkah selanjutnya adalah mencuci bahan yang telah kita kumpulkan. Perlu dicuci agar terhindar dari tercampurnya bahan-bahan utama dengan zat berbahaya yang ada dalam limbah rumah tangga tadi karena dapat mengambat proses fermentasi. Gunakan air bersih untuk membersihkannya. Bersihkan dari besi berkarat dan sejenisnya. 

Pencincangan dan pencampuran bahan
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Setelah semua bahan selesai dibersihkan. Langkah berikutnya adalah kita mencincang bahan yang sudah kita cuci. Tujuan agar proses fermentasi berlangsung sempurna. Dalam mencincang bahannya usahakan jangan terlalu besar, semakin kecil cincangan maka proses fermentasi akan berjalan lebih sempurna. 

Proses pembuatan pupuk organik cair 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Langkah selanjutnya adalah inti dari semuanya, proses pembuatan pupuk organik cair cukup sederhana. Tak perlu repot. 

Berikut cara membuat pupuk organik cair. 

  • Larutkan bioaktivator seperti EM4 sebagai mikroba kedalam air secukupnya. 
  • Tambahkan pemanis alami gula merah, gula pasir, atau air tebu. 
  • Diamkan minimal 20 menit untuk membangkitkan mikroba. 
  • Masukkan kotoran ternak segar kedalam tong/ember plastik Masukkan bahan bahan yang sudah kita cincang tadi dan campurkan ratakan kedalam tong/ember 
  • Masukkan semua bahan – bahan padat lainnya dan campur rata. 
  • Tuangkan larutan bioaktivator yang telah dipersiapkan sebelumnya. Kalau perlu tambahkan terasi untuk lebih mempercepat proses pengurain pupuk organik cair. 
  • Masukkan air kencing, air cucian beras, air rendaman ikan dan bahan cair lainya kedalam ember bekas, aduk hingga merata 
  • Tambahkan air secukupnya, perbandingan air adalah 35 persen cair dan 65 persen padat. Aduk perlahan menggunakan tongkat kayu.
Setelah semua langkah diatas selesai. Tutup tong plastik dengan rapat lalu masukkan selang lewat tutup tong yang telah diberi lubang. Rekatkan tempat selang dengan tutup tong plastik sehingga tidak ada celah udara. Biarkan ujung selang yang lain masuk kedalam botol yang telah diberi air. Lihat gambar dibawah untuk lebih jelasnya. 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html
Pastikan tidak ada lubang sekecil apapun dalam tong dan selang yang mengarah ke botol. Karena reaksinya akan berlangsung secara anaerob. Fungsi selang untuk menyetabilkan suhu adonan pupuk organik cair yang kita buat dengan membuangnya lewat ujung butol yang diberi air tanpa harus ada udara luar yang bisa masu kedalam tong plastik. 

Diamkan selama kurang lebih 10 hari, setelah 10 hari lihat apakah pupuk organik cairnya sudah matang, jika ternyata belum matang tutup kembali dengan rapat. Tanda kalau sudah matang adalah apabila bau dari pupuk menyerupai aroma fermentasi tape. 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html
Sebenarnya tidak ada waktu yang baku berapa lama proses fermentasi menjadi pupuk organik, namun jika lebih dari satu bulan aroma pupuk belum menyerupai tape berarti pembuatan pupuk cair telah gagal, meski kemungkinan gagal sangat jarang terjadi. Semua tergantung komposisi bahan dan suhu udara disekitar tempat fermentasi 

Melakukan proses penyaringan 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Setelah fermentasi selesai yang harus kita lakukan adalah memisahkan cairan dan ampasnya. Kita bisa menyaringnya menggunakan kain tipis yang penting ampas dari bahan tadi terpisah dengan cairannya. Masukkan cairan dalam kedalam jrigen dan tutup rapat untuk menghindari pupuk berubah. Untuk ampas kita bisa gunakan sebagai pupuk organik padat. 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html

Ketika menggunakan gunakan perbandingan 20 ml pupuk organik cair dicampur dengan 5 liter air. Atau 1 liter pupuk organik cair dengan 100 liter air. Semua itu dapat disesuaikan dengan kebutuhan tanaman, mungkin sebagian tanaman mumbutuhkan dosis lebih besar. Jadi silahkan bereksperien sendiri untuk berbagai jenis tanaman serta faktor ketinggian, suhu dan lainnya. 

Hindari penggunaan yang berlebihan pada tanaman karena bisa menyebabkan tanaman mati. Tapi penggunaan pupuk organik cair ini relatif aman. Pupuk organik cair diaplikasikan pada daun, bunga atau batang dengan interval waktu satu minggu satu kali, atau tiga hari sekali ketika musim hujan, dosis penyemprotan ini haruslah disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan disemprot. 
https://tipspetani.blogspot.com/2018/10/panduan-membuat-pupuk-organik-cair-pada.html
Begitulah cara membuat pupuk organik cair dengan sederhana dan hasil maksimal. Tapi perlu dicatat untuk membuat pupuk perangsang daun gunakan bahan organik dari jenis dedaunan. Sedangkan untuk perangsang buah gunakan bahan organik dari sisa limbah buah seperti sekam padi atau kulit buah-buahan.

TEKNIK PEMANENAN KUCAI YANG BAIK DAN BENAR


Panen kucai Anda ketika sudah setinggi 17,8 hingga 25,4 cm. Ukuran umum kucai Anda akan bergantung pada varian yang Anda tanam. Tapi semua varian harusnya sudah bisa dipanen jika suda mencapai tinggi 17,8 hingga 25,4 cm. Ini biasanya terjadi di pertengahan musim panas, dan akan terus tumbuh sampai cuacanya menjadi dingin di bawah titik beku. Di beberapa wilayah yang musim dinginnya tidak terlalu dingin, kucai akan terus tumbuh dan menghasilkan tanaman yang bisa dipanen sampai setahun lamanya.

Potong kucai sekitar 5 cm dari pangkalnya. Gunakan gunting kebun atau gunting biasa untuk memotong kucai Anda secara melintang, dari lapisan luar tanamannya. Potong sekitar 5 cm dari pangkal tanamannya, karena itu akan menstimulasi pertumbuhan baru untuk panen berikutnya. Jangan memanen seluruh tanamannya sekaligus, karena itu akan menghentikan proses pertumbuhan berikutnya. Jangan juga dipotong secara miring, karena itu akan membuat kelembapannya hilang dengan lebih cepat dibandingkan jika dipotong melintang. Ini karena memotong secara miring akan mengekspos lebih banyak bagian tangkainya sehingga kelembapan tanamannya akan hilang lebih cepat.

Panen kucai Anda tiga hingga empat kali dalam setahun. Untuk hasil terbaik, panen kucai Anda di waktu musim panas dan akhir musim gugur tiga hingga empat kali dalam setahun. Jangan memanen seluruh tanamannya sekaligus. Cukup potong bagian yang Anda perlukan dari satu lahan, dan panen lagi lahan tersebut tiga hingga empat kali tiap tahunnya.



Petik atau potong bunganya ketika sudah mulai menyemai. Kucai bisa menjadi tanaman yang bisa berkembang biak dengan cepat karena tanaman ini bisa menyemai sendiri dan melakukan penyerbukan sehingga akan menguasai lahan kebun Anda seluruhnya. Untuk mencegah ini, potong bunganya ketika melakukan panen. Ini akan mencegah bunganya melakukan penyerbukan dan berkembang biak di kebun Anda seenaknya. Potong bunganya untuk tiap kucai.

Potong semua kucainya di akhir musim tanam. Memotong semua kucai di akhir musim gugur akan membantu Anda ketika mencoba menumbuhkan kucai yang lebih baik di musim panas berikutnya. Gunakan gunting kebun Anda untuk memotong bagian atas seluruh tanamannya sekitar 2,5 hingga 5,1 dari pangkalnya. Pemotongan ini harusnya dilakukan di bulan Oktober atau November. Kucai adalah tanaman yang abadi, sehingga mereka akan terus tumbuh kembali dengan sendirinya selama terus dijaga dengan baik.

Pisahkan kucainya tiap tiga hingga empat tahun. Sebagai hasil dari terus menumbuhkannya selama beberapa tahun, kucai akan menjadi cukup besar. Untuk mencegah kucainya menguasai kebun Anda dan membuatnya menjadi kacau, pisahkan kucai Anda tiap beberapa tahun. Kucai adalah salah satu jenis umbi-umbian, sehingga mereka bisa membelah diri dengan mudah.

Cukup gali tanahnya untuk mencari umbinya, pisahkan tiap bagian tanaman yang besar menjadi ukuran sepertiganya. Tanam ulang masing-masing tanaman yang sudah dibagi tersebut, atau buang tanaman yang berlebih jika memang tidak diperlukan.

Pertimbangkan menanam ulang kucai Anda yang berlebih di bawah atau pangkal pohon apel. Kucai yang ditanam di sini akan mencegah penyakit yang disebut keropeng apel yang kadang menyerang pohon apel. Kucai disebut bisa mengusir rusa, jadi pertimbangkan menanam kucai Anda yang berlebih di tempat yang mungkin sering muncul rusa yang mengganggu atau merusak kebun Anda.
(int)