RAHASIA PEMBIBITAN DURIAN DARI BIJI AGAR HASIL MEMUASKAN

https://tipspetani.blogspot.com/2019/02/rahasia-pembibitan-durian-dari-biji.html
RAHASIA PEMBIBITAN DURIAN DARI BIJI AGAR HASIL MEMUASKAN

Durian terbaik adalah durian yang kita suka dan sudah kita ketahui kenikmatan rasanya. Namun saat kita membeli bibit, kita hanya percaya saja pada para penjualnya bahwa bibit yg kita beli adalah bibit yang sesuai dengan harapan kita. Pada kenyataannya, bisa saja seorang penjual salah identifikasi, karena setiap pohon bibit belum tentu di beri tag atau label yang benar, atau bahkan tidak diberi label sama sekali. Kenyataan itu baru kita ketahui setelah betahun tahun kita rawat durian yg kita beli tadi, hingga berakhir dengan kekecewaan.

Buat para pemula, ini ada sedikit rahasia dari para kolektor kebun durian yang sempat saya simak dalam sebuah diskusi dengan mereka.

Saya tulis saja langkah-langkahnya agar kita semua bisa saling melengkapi jika ada uraian saya yang kurang tepat.

1. Saat menyantap durian, dan anda merasakan nikmatnya seketika saat suapan pertama, berarti anda telah menemukan durian idaman.

2. Nikmati dagingnya yang lezat, dan kumpulkan bijinya yang bentuknya bulat berisi. Jika ada yang kempis, buang saja, biasanya jenis tertentu banyak bijinya yang kempis, tapi selalu ada yg bulat, baik yg ukuran kecil, sedang ataupun besar.

3. Biji pilihan tadi, dibersihkan dan dibungkus dalam kertas atau tisu yg agak lembab, lalu bungkus dengan plastik, dan bawa pulang kerumah untuk di semai.

4. Dalam waktu 4-8minggu, biji-biji dari buah durian pilihan tadi sudah bersemi dan akan terlihat segar dan subur. Pilih yang paling besar dan banyak daunnya, karena ini menandakan bibit yang sehat dan kuat.

5. Pada saat yang sama, bisa disiapkan batang bawahnya, berupa pohon bibit durian yang berasal dari tanaman lokal, karena tanaman lokal sudah memiliki kemampuan adaptasi yang baik dengan iklim dan kondisi tanah setempat.

6. Setelah usia tanaman bibit tadi mencapai 3-6bulan, ambil entres dari batang atau cabangnya yang paling subur, buang sebagian daunnya, sisakan sedikit unt kebutuhan fotosintesis, lalu lakukan penyambungan sisip durian unggulan tadi pada batang bawah yang sudah cukup besar, dan kalo bisa batang bawahnya berjenis monthong yang genjah dan sudah punya kaki ganda supaya bisa cepat besar.

7. Rawat bibit sampai ukuran 1.5m dan tanam di kebun. Prosesnya sampai siap belajar berbuah perlu waktu sekitar 5-7 tahun, namun perhatikan saja ukuran batang utama. Jika batang utama sudah berukuran diatas 10cm, dan dahan primernya yang horisontal sudah mencapai diameter 3-6cm serta memiliki daun yang cukup lebat, maka dengan pemupukan yang sesuai, biasanya sudah bisa belajar berbuah.

Percepatan untuk berbuah

Sebenarnya ada cara untuk membuat bibit durian yang dibuat dari biji ini untuk bisa segera berbuah dalam kurun waktu 3-5tahun. Mmhh… sebenarnya terdengar terlalu optimis ya, tapi ini lah yang dipraktekkan oleh para peneliti, untuk bisa segera menemukan bibit unggul dari hasil kawin silang, beberapa jenis unggulan. Maklumlah, rata-rata usia durian untuk siap berbuah, bisa makan waktu 7-12 tahun jika dirawat dari biji sampai siap berbuah. Bisa bisa para peneliti terlanjur lanjut usia sebelum bisa benar benar mendapatkan bibit yang sesuai untuk diperbanyak. Itu sebabnya rahasia ini hanya dipraktekkan di kalangan peneliti untuk bisa mendapatkan hasilnya dengan cepat.

coba kita simak.

1. Biji dari buah durian yang dianggap unggul, akan disemai dengan root stock lokal, dan tehnik sambung akar sampai memiliki cabang dan tunas yang cukup banyak.

2. Pilih batang bawah jenis durian monthong yang terkenal genjah dan mudah berbuah sebagai batang bawah yang siap menjadi interstock yakni punya batang bawah lokal, dan batang atasnya monthong. Pilih yang usia sudah 2 tahun atau lebih.

3. Jika sudah punya pohon durian dikebun, tentu akan lebih baik lagi. Pilih pohon yang produksinya kurang disuka, untuk digunakan sebagai batang bawah.

4. Pilih posisi 1m dari permukaan tanah sebagai titik penempatan topworking dari batang bibit unggulan dan siapkan proses seperti okulasi atau sambung pucuk, dengan memanfaatkan batang yang tumbuh vertikal.

5. Buat beberapa titik penyambungan untuk mengurangi risiko kegagalan dari proses ini, sehingga jika ada yang gagal, masih ada cadangan lain yang bisa tumbuh.

6. Saat sudah selesai, tutup bagian tanaman batang interstock yang terluka denga lilin atau cat agar tidak terinfeksi penyakit.

7. Tutup dengan plastik supaya kondisi kelembaban dari tunas yang di tanam pada batang besar tetap terjaga.

8. Lihat 1 bulan kemudian, dan rawat sebaik baiknya. Setelah 2-3bulan, tunas yang paling lebat bisa dipilih sebagai bakal bibit unggul dan siap berbuah dalam waktu yg lebih singkat, karena sistem perakaran yang sudah lebih tua, akan mendorong tunas dari bibit unggul tadi untuk berkembang cepat.

Nah cara diatas bisa mempercepat proses pendewasaan durian unggul yang diperoleh dari biji, karena dengan batang bawah yang sudah besar, maka supply nutrisi kepada batang atas akan sangat bagus, sehingga akan mengalami pertumbuhan sangat cepat.

Semoga cara-cara ini bisa membantu kita semua mempercepat proses produksi tanaman dan bagi yang punya pohon durian dewasa atau sudah tua, bisa meremajakan tanaman dengan bibit unggul yang memang sudah pernah dirasakan sendiri buahnya, dan tidak lagi harus khawatir tertukar dengan bibit lainnya, karena kita sendiri yang mengerjakannya


https://tipspetani.blogspot.com/2019/02/cara-membuat-bibit-durian-dengan-sistem.html

PANDUAN DASAR PEMBIBITAN TANAMAN CENDANA

https://tipspetani.blogspot.com/2019/02/panduan-budidaya-pepaya-dengan-teknik.html

https://tipspetani.blogspot.com/2019/02/panduan-budidaya-pepaya-dengan-teknik.html

Pada tanah yang banyak mengandung, tanaman Cendana memerlukan tanaman inang seperti lombok, terung dan lain-lain, karena tergolong pohon setengah parasit. Pada pembuatan tanaman, pohon Cendana dapat dicampur antara lain dengan Albizia chinensis, Acacia sp, Cassia siamea, Tamarindus indicus, Pseudium guyava. Tanaman tersebut selain berfungsi sebagai inang juga sebagai pelindung.

Biji tanaman cendana dapat diperoleh dari kebun sendiri atau membeli dari perusahaan yang ditunjuk oleh Departemen Kehutanan. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengadaan biji antara lain :

Santalum album atau dengan nama daerah Cendana mempunyai penyebaran alami terbatas di Indonesia antara lain Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Maluku. Tanaman ini tumbuh baik pada ketinggian antara 50 – 1200 meter dpl, tipe iklim D dan E (menurut Schmidt-Ferguson) dengan rata-rata curah hujan per tahun antara 1100 – 2000 mm serta memiliki 14 hari hujan dalam 4 bulan terkering.

1. Biji berasal dari pohon yang pertumbuhannya baik, 
Jelas asal usulnya, Kulit biji segar, mengkilat, berukuran besar dan sehat. Biji yang sudah dikumpul harus segera disemaikan atau ditanam dilapangan, karena dalam jangka dua bulan dalam temperatur kamar daya kecambahnya turun 50% dan setelah 5 bulan 0%. Daya kecambah biji dapat dipertahankan tetap tinggi bila disimpan pada ruangan bertemperatur 5 ºC – 7 ºC dengan kelembaban 45 %.

2. Penaburan biji
Lokasi persemaian untuk pembuatan bibit cendana harus memenuhi persyaratan yaitu berdekatan dengan lokasi penanaman dan lingkungan lokasi pembibitan harus sesuai dengan persyaratan yang dikehendaki tanaman cendana, cukup tersedia air dan mudah diawasi. Penaburan biji dapat dilakukan dalam bedeng tabur yang terbuat dari bak kayu atau bak plastik dengan ukuran yang dapat disesuaikan dengan jumlah biji yang akan ditebur. Umumnya bedeng tabur yang digunakan berukuran 2 x 1 m atau 1 x 1 m. 

Media tabur menggunakan campuran tanah lapisan olah dan pasir halus dengan perbandingan 1 : 2. Sebelum digunakan sebaiknya media tabur tersebut dicampur dengan produk TSP dengan dosis 1 kg TSP untuk 1 m3 media. Sebelum media tabur tersebut ditananami biji disiram secukupnya. Biji ditanam dengan jarak 1 x 2 cm atau 5 x 5 cm. Setelah ± 7 hari biji berkecambah. 

Hal yang perlu diperhatikan dalam menyemaikan dan menanam tanaman cendana adalah sebagai berikut : 
  • Biji cendana disemai bersama-sama tanaman inangnya. Tanaman inang yang digunakan antara lain
  • lombok. 
  • Penanaman biji sedalam ± 1 cm kemudian ditutup oleh tanah halus atau pasir.
  • Memberikan naungan pada bedeng tabur dan melakukan penyiraman pada pagi dan sore hari.
  • Melakukan pemeliharaan antara lain berupa : pemupukan dan pemberantasan hama dan penyakit
  • Setelah kecambah berumur 1 – 2 minggu dan batangnya mulai mengayu segera disapih, bersama-sama pohon inangnya.

MENGANALISA KEUNTUNGAN USAHA BUDIDAYA PINANG


Indonesia memiliki berbagai komoditi potensial untuk meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Pinang merupakan salah satu dari beribu komoditas dari Sabang sampai Merauke. Sahabat steem,,,ternyata bertanam pinang memiliki potensi bisnis yang menjanjikan dengan income yang nyata.


Budidaya pinang tidak membutuhkan perawatan yang rumit dan resiko gagal panen pun sangat kecil. Maka tak heran, dalam beberapa tahun belakangan ini, budidaya pinang secara intensif banyak dilirik karena dianggap sebuah investasi sub sektor perkebunan yang menjanjikan di masa depan.

Hebatnya tanaman pinang, ia bisa tumbuh dengan baik dihampir semua iklim, lebih tahan hama dan penyakit.

Namun, tanaman pinang sangat bagus bila ditanam pada daerah dengan iklim tropis dan subtropis yang agak basah dengan bulan basah sekitar tiga hingga empat bulan per tahun dan bulan kering sekitar empat hingga delapan bulan per tahun.

Hebatnya lagi,, masa investasi modal dalam berkebun pinang tidak terlalu lama, dimana dalam jangka waktu 5 tahun sudah dapat di panen. Jika dirawat secara baik dan benar, pohon pinang mampu bertahan hingga seratus tahun. Luar biasa,,bukan?

Bagi Anda yang ingin membudidaya pinang. Berikut sebuah analisa usaha yang barangkali dapat menjadi referensi untuk sabahat steemian..

Analisa Usaha Budidaya Pinang Intensif
Dalam 1 hektar dapat ditanam sekitar lebih kurang 1000 batang bibit pinang unggul. Kebun pinang yang mendapatkan perawatan dengan baik, setiap pohon bisa menghasilkan 25 kg buah basah dalam sekali panen dari setiap pohon.

Lalu,,berapa pendapatan petani pinang dalam sekali panen, berikut jawabannya?

Hasil buah basah :

1000 batang x 25 kg = 25.000 kg buah basah. Jika harga jual buah basah per kg Rp2.000 x 25.000 Kg = Rp50 juta/panen. Pendapatan ini belum dikurangi biaya kerja atau dihitcos.

Jika buah pinang dijemur, berikut hasilnya :

Dalam 5 ton buah basah akan menghasilkan 1 ton biji pinang kering bulat. Jika dalam 1 hektar 25 ton buah basah maka kita akan menghasilkan 5 ton biji pinang kering bulat dalam sekali panen.

Berapa harga pinang kering bulat? Harganya bisa naik turun. Biasanya berkisar antara 18-20 ribu per kg. Untuk mengethaui berapa pendapatan, kita ambil harga 18 ribu saja. Maka hasilnya = 5.000 x 18.000 = Rp90.000.000 rupiah/per panen dalam satu hektar.

Kalau Anda punya kebun dalam 3 hektar, berapa pendapatan dalam setiap kali panen? So pasti yang punya kebun pinang pasti tau berapa pendapatannya.!

hitung - hitunganya :
Bila Anda memiliki kebun pinang seluas 3 hektar. Maka hasil dan pendapatan Anda sebanyak 15.000 ton biji pinang kering = 15.000 x 18.000 = Rp. 270.0000.000,- dalam sekali panen.

Pendapatan tersebut belum dihitcost.... Memang luas biasa..?

Salam sukses untuk petani, dari kami penggemar steeminia...
Sumber : sumadiarsyah


CARA MEMBUDIDAYAKAN TANAMAN ENAU ATAU AREN

https://tipspetani.blogspot.com/2019/01/tanaman-aren-biasa-disebut-pula-sebagai.html


Tanaman aren biasa disebut pula sebagai tanaman enau. Tanaman ini umumnya dibudidayakan untuk diambil air nira yang tersimpan di dalam bunga/mayangnya. Air nira merupakan bahan baku untuk pembuatan gula aren. Gula ini memiliki kualitas yang lebih bagus daripada gula kelapa sehingga harganya pun lebih mahal. Selain itu, ada beberapa petani yang lebih tertarik untuk memanen buah kolang-kaling ketimbang air nira aren.

Termasuk dalam famili Arecaceae di genus Arenga, tanaman aren masih berkerabat dekat dengan kelapa, kelapa sawit, salak, dan lontar. Tanaman ini bisa dipelihara di dataran rendah sampai dataran tinggi. Namun kebanyakan pohon aren ditanam sebagai tumbuhan selingan, atau bahkan dibiarkan tumbuh liar begitu saja. Hal ini dikarenakan hasil bertani aren/enau bersifat tidak pasti. Kita akan beruntung sekali kalau mendapatkan harga yang mahal ketika menjual gula aren. Tetapi pas sedang anjlok, harganya bisa sangat murah.

Apabila Anda tertarik untuk membudidayakan pohon aren/enau, silakan ikuti panduannya di bawah ini!

Jarak Tanam tanaman enau atau aren

Penanaman aren bisa dikatakan sangat mudah karena tidak memerlukan trik-trik khusus. Tanaman ini juga tidak rentan terserang penyakit sebagaimana kelapa sawit. Bahkan pohon aren yang dibiarkan liar bisa tumbuh subur dan menghasilkan air nira yang banyak. Sedangkan jika Anda serius untuk membudidayakan tanaman ini, kami jamin hasilnya pasti akan jauh lebih baik. Adapun jarak tanam bibit yang direkomendasikan adalah 5 x 10 m apabila ingin ditumpangsarikan bersama tanaman lain. Namun jika tidak, Anda bisa menanamnya dengan jarak tanam yang lebih rapat sekitar 5 x 5 m sampai 5 x 6 m.

Pohon Naungan tanaman enau atau aren

Pada masa awal penanamannya, bibit aren membutuhkan pohon naungan yang akan melindunginya dari terik matahari dan air hujan. Tetapi bila lahan yang Anda pakai baru saja dibuka, tentu menanam pohon naungan akan memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Anda tidak perlu menyediakan pohon naungan ini, melainkan cukup ikat saja daun-daun bibit aren tadi menggunakan plastik dari pelepah pisang atau tali rafia. Tujuannya adalah mengurangi tingkat penguapan di daun tersebut. Itulah kenapa, kami selalu menganjurkan penanaman bibit tanaman dilakukan pada awal musim penghujan. Jika Anda sudah terlanjur menanamnya di musim kemarau, mau tidak mau Anda pun wajib menyiraminya setiap hari agar bibit tadi tumbuh subur.
Pemilihan Varietas tanaman enau atau aren

Ada dua varietas tanaman aren yaitu varietas dalam dan varietas genjah. Khusus untuk aren/enau, kami lebih menyarankan pilihlah varietas dalam daripada varietas genjah. Walaupun untuk mencapai masa produksinya lebih lama, tetapi aren varietas dalam mempunyai banyak keunggulan. Di antaranya yakni kualitas dan kuantitas produksinya jauh lebih baik. Masa produktivitasnya pun lebih lama hingga dua kali lipatnya ketimbang tanaman aren varietas genjah. Agar selama waktu tunggu tersebut Anda tetap mendapatkan penghasilan dari lahan, cobalah pelihara tanaman selingan seperti palawija, rempah-rempah, cabai, kopi, cengkeh, dan tanaman buah.

Bibit tanaman enau atau aren
https://tipspetani.blogspot.com/2019/01/tanaman-aren-biasa-disebut-pula-sebagai.html
Jika Anda kesulitan untuk mendapatkan bibit aren berkualitas unggul, belilah secara online  Setelah bibit diterima oleh Anda, jangan langsung ditanam ke lapangan melainkan dipindahkan terlebih dahulu ke polybag yang ukurannya lebih besar. Dalam kurun waktu 10 bulan kemudian, bibit tersebut sudah beradaptasi dengan kondisi di lingkungan Anda sehingga telah siap ditanam di lahan. Adapun ciri-ciri bibit aren/enau yang telah siap dipindahtanamkan antara lain mempunyai daun sebanyak 4-5 helai, tingginya sekitar 40-50 cm, dan jumlah akar yang dimilikinya pun sudah lumayan banyak.

Menanam Terong Belanda Yang Benar dan Berhasil

https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html
Terung belanda akhir akhir ini tenar di kalangan petani indonesia. Banyak yang beralih dari menanam cabe ke terung belanda ini. Karena terong belanda mempunyai harga jual yang tinggi di banding cabai atau pun tomat. silahkan baca : Tips Sukses Memerangi Hama dan Virus Tanaman Terong Belanda

Menanam Terong Belanda Yang Benar dan Berhasil

Untuk menanam terung belanda bisa di bilang gampang-gampang susah. Dalam proses penanaman anda harus mengetahui berbagai macam teknik penaman, bibit yang baik, dan lainya. Namun tenang saja, kami akan memandu anda bagaimana cara menanam terong belanda dengan benar. Ikuti step by step pembahasan yang akan kami jabarkan di bagian selanjutnya.
https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html

Kriteria Penanaman Terong Belanda
  • Di usahakan menanam terong belanda di dataran yang mempunyai ketinggian lebih dari 1200 mdpl
  • Sebaiknya menggunakan tanah yang subur dan gembur
  • Unsur tanah yang di gunakan banyak mengandung unsur organik
  • Memiliki kisaran suhu 22 hingga 20 C
  • Kandungan pH tanah antara 5 – 6
  • Pencahayaan matahari yang cukup
  • Ketika musim kemarau tanah tidak kekeringan
Tahap Pembenihan dan Persemaian Terong Belanda

Sebelum menanam terong belanda, proses yang harus di lakukan terlebih dahulu adalah penyemaian bibit terong menggunakan bedangan. Dalam satu hektar memerlukan 500 gram bibit biji terung belanda. Proses penyemaian memerlukan waktu kira-kira 1.5 bulan hingga munculnya daun kecil. Setelah terdapat daun pada bibit terung maka siap di pindahkan ke lahan tanam.
https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html

https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html
   
https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html

  • Setelah tahap pembenihan dan persemaian selesai, kini selanjutnya ke tahap penanaman bibit yang sudah mempunyai daun ke lahan tanam. Namun sebelum di lakukan penanaman kita harus mempersiapkan lahan tanam terlebih dahulu. Berikut langkah-langkah dalam mempersiapkan lahan tanam untuk menanam terung belanda :
  • Tahap yang pertama adalah dengan membuat bedengan dengan lebar kira-kira 1.2 cm hingga 1.4 cm dan panjang yang di sesuaikan.
  • Selanjutnya buat lubang dengan jarak tanam sekitar 60 cm.
  • sedangkan jarak setiap bedengan adalah 70 hingga 80 cm.
  • lalu buatlah parit pada bedengan dengan tujuan untuk jalanya air pada saat proses penyiraman.
  • Sebelum di lakukan penanaman, di usahakan tanah telah di campuri pupuk kompos dan juga pupuk anorganik.
  • Selanjutnya tanamlah bibit terung yang sudah mempunyai daun ke dalam tanah yang sudah di campuri pupuk kompos maupun anorganik
  • sebaiknya proses penanaman di lakukan pada sore hari

https://tipspetani.blogspot.com/2018/11/menanam-terong-belanda-yang-benar-dan.html
  • Setela proses penanaman selesai kini di lanjutkan dengan proses pemeliharaan. Berikut tata cara pemeliharaan tanaman terong belanda :
  • Siramlah tanaman terung 3 hari sekali hingga berbunga secara rutin
  • Ketika bunga sudah tumbuh, durasi penyiraman pun di tambah menjadi 2 hari sekali penyiraman secara rutin
  • Lakukan pupuk tingkat I dengan menggunakan pupuk tingkat dasar pada saat berusia 7 hingga 14 hari setelah penanaman
  • Lakukan pupuk tingkat II pada saat sudah berbunga dengan takaran tertentu
Jenis pupuk yang di gunakan dalam pemeliharan terung belanda adala sebagai berikut:
  • Pupuk kandang
  • Pupuk urea
  • Pupuk Tsp
  • pupuk Kcl

1. Hama Aphis / Kutu Daun

Hama apis atau serangan kutu daun ini menyebabkan bercak pada daun tanaman terung sehingga daun menguning dan kering. Untuk cara mengatasi hama ini bisa di lakukan dengan teknik Bayrusi 125 EC dan Basudin 40 Wp.

2. Pembusukan Akar

Pembusukan akar ini disebabkan oleh Cendawan Yerticilium ang menyerang pembulu jaringan tanaman hingga ke akar. Penyakit ini juda menyebabkan daun menguning dan kering. Penyakit tanaman terong belanda ini dapat di atasai dengan Dithane mM-45 antara 0.2% hingga 0.3%.

3. Karat Pada Daun

Tanaman terung belanda terserang penyakit ini di tandai dengan bercak kuning pada daun dan kanker pada daun. Karat pada daun di sebabakan ole Phomopsis Vexan. Samapi saat ini belum ada teknik atau cara penanganan penyakit karat pada daun.
Tahap Pemanenan Terong Belanda

Idealnya terong belanda bisa di panen ketika sudah berusia 4 bulan. Satu tanaman terong bisa di panen 6 hingga 7 kali. Untuk menghindari kerusakan pada proses pemanenan sebaiknya pengambilan terong di lakukan dengan cara pengguntingan atau pemetikan pada bagian tangkai tanaman terong belanda.